Komisi Polisi Nasional (Kompolnas) ikut turun tangan untuk membuka tabir tewasnya manager cantik Sisca Yofie (34). Kompolnas menyambangi Polrestabes Bandung untuk bertemu tersangka dan Kompol Albertus yang namanya selalu dikait-kaitkan atas tewasnya Sisca.Komisioner Kompolnas Edi Saputra Hasibuan mengaku, hasil pemeriksaan di Mapolda Jabar, sejauh ini tidak ditemukan adanya indikasi keterlibatan perwira polisi ini atas tewasnya Sisca. Bahkan Albertus merasa ditekan luar biasa atas pemberitaan yang cenderung menyudutkannya."Kompol Albertus ini memang kami lihat sangat shock. Beliau merasa bersalah karena merasa ada hati (kepada) Sisca. Tapi bukan artian terlibat (tewasnya Sisca)," terangnya di Mapolda Jabar, Bandung, Jumat (16/8) malam.Dia menerangkan tidak menemukan sedikitpun adanya bukti dan fakta kuat untuk menuduh Albertus bahwa dialah otak atas tewasnya Sisca. "Kami sudah tanya dia dalam berbagai sudut pandang tapi sangat sulit, kami juga mengait-ngaitkan tapi kami tidak melihat adanya keterlibatan," paparnya.Komisioner Kompolnas lainnya, Hamidah Abdurahman, menambahkan, tidak ditemukan keterlibatan Albertus atas tewasnya Sisca ialah ketika tersangka dan Albertus yang sama-sama tidak mengenal."Selain itu kami sudah selidiki data call record bahwa memang tidak adanya komunikasi mereka," terangnya.Pihaknya pun mengaku sudah memeriksa sang Istri Albertus, bahwa tidak ada juga temuan adanya link komunikasi terhadap para tersangka. "Kami tidak menemukan adanya bukti itu," ungkapnya.Menurutnya media cenderung mengaitkan nama Albertus atas tewasnya Sisca. Padahal masih banyak kemungkinan lain yang mengarah pada pembunuhan Sisca.Terlebih, Sisca bekerja sebagai manajer perusahaan leasing yang memiliki risiko berurusan dengan pihak lain yang tidak senang. Selain itu, Sisca masih muda dan cantik yang bisa saja berhubungan dengan lelaki lain selain Albertus.
"Mungkin ada pihak lain yang mengarah ke situ, itu wajar kan dia manajer leasing. Mungkin juga punya hubungan dengan orang lain bukan hanya Kompol A. Jadi kemungkinan-kemungkinan ada orang lain ya bisa juga," ungkapnya.