Wakapolri Komjen Pol Oegroseno menyambangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) peledakan bom yang terjadi di Vihara Ekayana, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Oergoseno memantau kondisi terakhir pasca-peledakan bom di vihara tersebut.Ada hal yang menarik saat kunjungan Wakapolri baru ini. Oegroseno siang ini datang ke TKP menggunakan motor gede (moge) patroli kepolisian. Hal ini menjadi daya tarik awak media untuk segera menanyakan hal tersebut. Oegro pun hanya menjawabnya dengan singkat."Ya mengurangi kemacetan, dan irit BBM. Kemudian patroli," kata Oergoseno, Selasa (6/8)."Jadi kalau patroli itu ya harus dari terendah sampai tertinggi. Pak Kapolri kan juga patroli di Pantura," imbuh Oegroseno.Ditanya soal peledakan bom di Wihara Ekayana, menurutnya saat ini kepolisian masih tetap melakukan pengembangan penyelidikan. "Kita belum tahu pelakunya, jadi motifnya belum tahu. Saya nggak berani spekulasi dulu. Mungkin ada pesan, atau apa ya, atau politik, atau politik luar negeri, atau agenda yang disembunyikan kita juga nggak tahu," kata Oegroseno.Kendati demikian, Oegroseno memastikan bahwa peristiwa ledakan bom yang meledak kemarin adalah aksi teror. Namun ia juga tetap enggan berspekulasi tentang hal tersebut."Yang jelas pasti teror. Kecil atau besar namanya tetap sama, bom. Nanti kita lihat motifnya aja, apakah pesan, atau ada motif khusus," imbuhnya.
Tunggangi Moge, Wakapolri sambangi Wihara Ekayana
"Ya mengurangi kemacetan, dan irit BBM. Kemudian patroli," kata Oergoseno, Selasa (6/8).
Advertisement
Rekomendasi