Polisi sudah memeriksa lima orang saksi terkait ledakan di Vihara Ekayana yang melukai tiga jemaat Budha. Polisi masih memintai keterangan kelima saksi untuk memperjelas pelaku peledakan tersebut."Diperiksa 5 saksi yakni korban, pengurus vihara dan warga sekitar. Saat ini masih proses manakala diperlukan kita mintakan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Jakarta, Senin (5/8).Ledakan di vihara tersebut juga tidak berkaitan dengan hilang dinamit beberapa waktu lalu. Hal ini dikarenakan ledakan di vihara tidak sebesar ledakan dinamit."Belum bisa dikaitkan, jenis ledakan belum termasuk. Kita lihat ciri khas ya rakitan dan mirip dengan sebelumnya (bom di Depok, Tambora dan Bangka)," terangnya.Menurut Rikwanto, jika ditilik dari lokasi yang diincar yakni vihara, ada kemungkinan besar bahwa hal ini ada kaitannya dengan bom jaringan Bangka. Sebelumnya jaringan tersebut merencanakan akan mengebom kedubes Myanmar di Indonesia."Kalau vihara yang jadi sasaran analisa bisa ke bom Bangka yang rencana untuk Kedubes Myanmar. Namun masih didalami lebih lanjut," imbuhnya.
Polisi periksa lima saksi terkait bom di Vihara Ekayana
Menurut Rikwanto, ledakan di vihara tersebut juga tidak berkaitan dengan hilang dinamit beberapa waktu lalu.
Rekomendasi