Bripda Fahri, anggota sabhara yang diduga kirim BBM hina Brimob

Saat kejadian, menurut Ronny, Brimob tidak menemukan Bripda Fahri.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Bripda Fahri, anggota sabhara yang diduga kirim BBM hina Brimob
Brimob. ©2012 Merdeka.com/Imam Buhori

Puluhan anggota Brimob yang menyerang Markas Sabhara Polda Jawa Tengah mencari Bripda Fahri. Bintara itu diduga menyebarkan blackberry messenger (BBM) bernada menghina korps Brimob."Anggota Brimob yang datang ke kantor Sabhara menanyakan Bripda Fahri, belum diketahui mengapa bertanya tentang nama Bripda Fahri," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (24/7).Ronny mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan Bripda Fahri adalah orang yang mengirim BBM bernada menghina Brimob. Saat kejadian, menurut Ronny, Brimob tidak menemukan Bripda Fahri."Belum tahu siapa yang dikirim dan pengirimnya. Anggota Brimob juga belum bertemu dengan Fahri. Dalam korban luka anggota Sabhara juga tidak ada nama Fahri," kata Ronny.Ronny memastikan, penyerangan itu karena emosi pribadi dan kemudian menjalar ke anggota Brimob yang lainnya. "Masalah kenakalan guyon-guyonan tentang satuan Brimob. Masalah bersifat pribadi. Guyon yang menyinggung perasaan semacam menantang, masalah kenakalan kecil di antara mereka," tutupnya.Sebelumnya, Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo berjanji memberikan sanksi kepada anggota Brimob yang menyerang markas Sabhara Polda Jawa Tengah. Namun, jenderal berkumis itu enggan membeberkan sanksi apa yang diberikan."Pasti ada (sanksi)," kata Timur sebelum mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (25/7).Dalam peristiwa yang melukai empat orang dari Sabhara, Polri telah menyerahkan proses penyelidikan kepada Polda Jateng. "Intinya itu kan diselesaikan Kapolda," tandasnya.

Rekomendasi