Wakapolri Komjen Nanan Sukarna menegaskan banyak anak petinggi Polri yang tak lulus Akpol, karena dinilai tidak memenuhi syarat. Nanan mengatakan, hal itu menjadi bukti tidak ada kecurangan dalam penerimaan calon perwira polisi."Memperlihatkan proses transparansi penerimaan taruna Akpol, tadi sudah dibuktikan anak ajudan saya saja tidak bisa lulus, anak Wagub Akpol saja tidak bisa lulus, anaknya Wakapolda Kalbar saja tidak bisa lulus, keponakannya Irwasum juga tidak bisa lulus. Itu bukti kita ingin mencoba hanya satu jalan, menyiapkan putra putri terbaik untuk ikut tes. Bisa bayangkan enggak saya setiap hari sama ajudan saya, tahun lalu anak kapolda juga tidak saya luluskan," ujar Nanan di Akademi Polisi (Akpol) di Semarang, Kamis (25/7). Menurut Nanan, pihaknya akan menyelidiki jika ada petinggi Polri yang mencoba 'bermain' dalam penerimaan calon polisi itu."Kalau ada oknum yang masih mencoba main-main akan kita ungkap. Misalnya ada yang pulang ternyata dia sudah bayar, kita ungkap kita usut yang terima dan memberi uang. Ini calon polisi kalau enggak betul mau bagaimana," tegas Nanan.Jika bisa memilih, kata Nanan, dirinya ingin meluluskan 400 calon polisi yang terdaftar di Akpol. Namun anggaran negara untuk Polri hanya menyediakan 300 orang. "Kalau saja anggaran Polri bisa 400 orang, semua lulus ini, artinya semua mereka ini lulus, karena anggaran cuma 300 maka terpaksa kita mengembalikan yang 100. Merek kalah di rangking karena kuota hanya 300 orang," jelas Nanan.Pantauan merdeka.com di lokasi, calon taruna taruni yang tidak lulus diperintahkan berdiri di depan, kemudian anak atau keponakan pejabat kepolisian yang tidak lulus diperintahkan berada di barisan paling depan. Kemudian Nanan memberikan wejangan kepada yang tidak lulus di ruang terpisah.
Wakapolri jamin tak ada titipan, anak Wagub Akpol saja tak lulus
Menurut Nanan, pihaknya akan menyelidiki jika ada petinggi Polri mencoba 'bermain' dalam penerimaan calon polisi itu.
Rekomendasi