Sinta Nuriyah: Banyak perempuan dijadikan upeti korupsi

Fenomena wanita jadi upeti korupsi akibat dampak negatif dari emansipasi.

Dedi Rahmadi
Oleh Dedi Rahmadi - Reporter
Sinta Nuriyah: Banyak perempuan dijadikan upeti korupsi
Sinta Nuriyah Wahid. ©2013 Merdeka.com/Adi Nugroho

Sinta Nuriyah, istri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid ( Gus Dur ) prihatin dengan dampak negatif dari persamaan hak antara pria dan wanita atau emansipasi. Menurut Sinta, tidak sedikit wanita dijadikan upeti untuk korupsi para pejabat dan pengusaha."Banyak perempuan-perempuan dijadikan upeti, diupetiin untuk tindakan kecurangan dan korupsi. Fenomena tersebut terjadi, salah satunya karena persamaan hak antara laki-laki dan perempuan yang sudah terjadi," ujar Sinta di Pondok Pesantren Al Ghazaly di Bogor seperti dilansir Antara, Kamis (11/7).Sinta mengatakan, ketika perempuan mempunyai hak untuk memiliki kedudukan sama dengan laki-laki, maka hal apa pun yang dilakukan laki-laki, juga dilakukan perempuan. Hal itu karena terdorong nafsu yang dimiliki oleh wanita, sama halnya juga yang dimiliki laki-laki."Bagi sebagian wanita, mereka menginginkan hak yang sama dengan laki-laki, hingga hal-hal negatif diikutin juga," kata Sinta.Kejahatan yang dilakukan oleh wanita, kata Sinta, juga disebabkan beberapa faktor di antaranya ekonomi dan kehormatan sehingga terseret ke tindak kriminalitas. Untuk melindungi diri, menurut dia, dengan meningkatkan keimanan bagi wanita dan menyadari peran pentingnya sebagai ibu yang melahirkan serta mendidik anak-anaknya menjadi anak yang baik."Kita harus ingat, kalau perempuan sudah melakukan hal yang jelek ini akan berdampak pada anak-anaknya. Tingkatkan keimanan, jaga akhlak agar tetap menjadi wanita yang bermartabat," katanya.Sinta menegaskan bahwa Ramadan adalah salah satu momentum dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan seseorang. Baginya puasa adalah sekolah yang mengajarkan untuk sabar dan kejujuran yang menjadi pegangan agar terhindar dari perbuatan tercela.Perempuan, lanjut dia, memiliki banyak kelebihan selain memiliki sifat lembut dan penyayang, juga dalam segi pekerjaan lebih teliti, ulet, dan gigih daripada laki-laki.

Baca juga:

Istri Gus Dur: Korupsi parah, sapi digarong & wanita diumpetin

Di Indonesia, korupsi sudah menjadi jalan hidup

3 Korupsi orang besar ini mangkrak di Polri

Rekomendasi