Polisi dalami informan pengikut sekte seks bebas di Bandung

Dari informasi saksi, polisi mengaku belum menemukan bukti ada aktivitas sekte seks bebas di Bandung.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi dalami informan pengikut sekte seks bebas di Bandung
sekte seks bebas di Bandung. ©2013 Merdeka.com

Polrestabes Bandung hingga kini masih mendalami informasi sekte seks bebas dari seorang yang mengaku sebagai pengikut, GL (26 tahun). Tetapi, polisi seperti tidak mau percaya begitu saja, saat GL menyebut ritual pemuja hubungan intim itu memang beraktivitas.

Alasan polisi adalah, saat ditelusuri, tidak ada indikasi aktivitas yang menjurus kepada sebuah ritual seks bebas.

"Prinsipnya kita masih mendalami, apa motivasi sehingga GL mau buka-bukaan. Apakah wajar atau tidak," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Abdul Rakhman Basso, Jumat (31/5).

Namun, menurut Abdul, polisi akan tetap melakukan penyelidikan di tempat-tempat yang diinformasikan pernah terjadi ritual. Meski dia mengaku sampai saat ini belum terbukti.

"Sejauh ini belum ada kebenarannya," ujar Abdul.

Menurut Abdul, saat ini polisi memilih mendalami laporan Kepala Perpustakaan Daerah Kota Bandung, soal adanya surat dari sebuah perkumpulan yang mencatut nama sejumlah Pegawai Negeri Sipil di Bandung.

"Tapi secara kasat mata surat itu palsu. Mulai dari tandatangan dan format, tidak begitu bentuknya," lanjut Abdul.

Namun demikian, dia terus mencari pelaku yang menyebarkan surat tersebut. Dia melanjutkan, informan sekte seks bebas itu kini masih diperiksa. Tapi GL tidak ditahan.

"Kita masih terus melakukan penyelidikan atas kasus ini. Belum ada penahanan dan pemeriksaan terhadap salah seorang yang mengaku sebagai pengikut aliran tersebut," ucap Abdul.

Rekomendasi