Polisi lakukan tes kejiwaan kepada informan sekte seks bebas

Intelejen yang dikerahkan tidak menemukan adanya ritual seks bebas yang selama ini disebut-sebut.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Polisi lakukan tes kejiwaan kepada informan sekte seks bebas
sekte seks bebas di Bandung. ©2013 Merdeka.com

Polrestabes tiba-tiba kedatangan seorang yang mengaku anggota sekte seks bebas di Bandung yang berinisial G (26). Secara gamblang pria yang mengaku sudah tobat itu menjelaskan keberadaan aliran sesat tersebut, namun polisi tidak mau percaya begitu saja.Kapolrestabes Kombes Pol Abdul Rakhman Basso mengaku akan memeriksa kejiwaan orang yang memberi informasi terkait adanya ritual seks bebas di Kota Bandung. "Kami akan lakukan tes psikologi pemberi informasi tersebut," kata Rakhman di Bandung, Kamis (30/5).Mengapa? Menurutnya informasi yang diberikan tidak benar adanya. Intelejen yang dikerahkan tidak menemukan adanya ritual seks bebas yang selama ini disebut-sebut."Karena tempat yang diberikan infonya setelah kita cek tidak ada," terangnya.Pihaknya akan mendalami informasi G yang mengaku sebagai penyanyi dangdut tersebut. Apakah sumber itu bekerja sendiri atau ada orang yang menyuruhnya. "Kita akan selidiki terus," katanya.Menurutnya semua pihak jangan percaya dan mudah terpengaruh dengan informasi yang belum jelas kebenarannya itu. Dengan harapan jangan sampai membuat sesuatu tidak benar, tapi seolah benar."Kita lihat. Ini potensi gangguan sehingga harus ditangani sebaik mungkin dan penuh kehati-hatian," tegasnya.Sejauh ini pihaknya meyakini bahwa surat sekte seks bebas yang tercium media di lingkungan pemkot Bandung adalah palsu. Didasari atas tanda tangan, dan klarifikasi langsung Keperpusda bahwa surat dipertanyakan kesahihannya.

Rekomendasi