Sidang perkara dugaan korupsi Rahudman Harahap di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (21/5), masih dipadati pengunjung. Para pejabat Pemkot Medan tetap hadir memberi dukungan meskipun sang terdakwa sudah dinonaktifkan dri posisi wali kota Medan.Terlihat Asisten Kessos Setda Kota Medan Erwin Lubis hadir di ruang sidang. Sejumlah kepala dinas, seperti Kadisduk Capil Muslim Harahap dan Kadis Pemadam dan Pencegahan Kebakaran Marihot Tampubolon, juga ada di sana. Camat-camat dengan pakaian dinas lengkap dengan jengkol pun datang ke PN Medan.Sementara itu, ratusan kepala lingkungan (kepling) tetap berunjuk rasa di Jalan Pengadilan, Medan. Mereka mendukung Rahudman. Dukungan yang sama diberikan ratusan anggota AMPI.Kepala Satpol PP Kota Medan M Sofyan, yang juga datang ke PN Medan, mengatakan kehadiran PNS di sana lebih disebabkan rasa simpati. "Kalau di mal kita tangkap, tapi kalau di sini kan mereka memberi simpati," ucapnya saat ditanya sikap Satpol PP soal para PNS yang bolos kerja karena menghadiri sidang Rahudman.Sementara itu, soal ratusan kepling yang berunjuk rasa mendukung Rahudman akan dikoordinasikan dengan para camat. "Kita akan koordinasikan," kata dia.Sementara itu, penjagaan di seputar PN Medan tidak berbeda dengan dua kali sidang sebelumnya. Barikade kawat duri sudah dipasang mengelilingi PN Medan dan Pengadilan Tinggi Sumut sejak kemarin petang. Jalan Pengadilan pun diblokade. Akibatnya, pengunjung kembali kesulitan memarkirkan kendaraan.Ratusan aparat kepolisian, termasuk dari Brimob disiagakan di luar maupun di dalam PN Medan. Kendaraan water canon dan Barracuda juga disiagakan di sana.Rahudman kini menjalani sidang ketiga dalam perkara korupsi Rp 1,5 miliar dari dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel pada 2005. Saat kasus korupsi terjadi dia masih menjabat Pj Sekda Tapsel.
Bukannya kerja, pejabat Pemkot dukung wali kota di pengadilan
Camat-camat dengan pakaian dinas lengkap pun datang ke PN Medan.
Rekomendasi