Ada pemandangan tak biasa di langit Jakarta pada Selasa (23/4) sore kemarin. Bukan benda-benda angkasa yang melintas, melainkan ada penambakan burung besi yang terbang bebas tepat di atas Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat.Pesawat itu jenis heli. Berwarna hijau tua dan terbang dengan ketinggian sangat rendah.Ini jelas pemandangan tak biasa. Mereka yang berada di sekitar lokasi memandang kaget dan terpana dengan berbagai spekulasi, siapa pemilik dan atas misi apa heli terbang rendah.Posisi heli di atas kolam Bundaran HI cukup lama. Berputar-putar beberapa saat, sempat datang, kemudian pergi dan datang kembali dalam jeda waktu yang singkat.
Pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait peristiwa itu tak merasa sebagai pemiliknya. Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol menegaskan heli itu bukanlah milik Polda Metro Jaya. Dia malah kaget ada heli misterius terbang rendah di wilayah pengamanannya."Kita masih cari tahu siapa pemilik dan apa motif helikopter misterius itu terbang rendah," kata Yoyol.
Helikopter yang terbang rendah di HI, Bell 412 milik TNI AD
Polisi: Helikopter terbang rendah di HI ancam keselamatanSekadar diketahui, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) berada di teritorial ring 1. Alasannya, kawasan itu dekat Istana Presiden dan gedung-gedung pemerintahan penting lainnya.Dengan berputarnya heli tersebut di ring satu pengamanan objek vital Polda Metro, pihak kepolisian menolak dikatakan kebobolan. Tapi saat didesak siapa pemilik heli tersebut, polisi juga mengaku tak tahu."Masih kita telusuri," ujar Kabid Humas Polda Metro Kombes Pol Rikwanto.Menurut Rikwanto, informasi yang dihimpun pihak kepolisian pada hari itu memang ada dua helikopter yang terlihat melintas di langit Jakarta. Satu milik Rumah Sakit Siloam yang sudah meminta izin, dan satunya heli misterius itu.Meski tengah ditelusuri, polisi mengaku kesal melihat ulah heli itu. Polda kesal tidak ada koordinasi antara si pemilik heli dengan kepolisian jika memang sedang melakukan satu misi."Kalau ada sesuatu yang tidak pada tempatnya jadi akan timbul pertanyaan dari masyarakat. Harusnya ada pemberitahuan, kalau sudah diberi tahu kan bisa dikosongkan areal tersebut jadi tidak menimbulkan keselamatan masyarakat banyak," kata Rikwanto.Dilihat dari ciri-ciri heli dan penelusuran, harusnya polisi bisa mengidentifikasi pemilik heli itu dengan cepat. Apalagi kalau merasa keberadaan heli itu bersifat mengancam.Tapi polisi mengaku minim data. Meski sudah mendapatkan informasi, kegiatan heli itu selama berputar-putar di Bundaran HI polisi juga tak bisa menyebut pemilik heli misterius itu."Faktanya, heli sempat lama terbang rendah kemudian membuka pintu heli dan seperti ada seseorang yang sedang ambil foto-foto terkait situasi di bawahnya," tambahnya.Meski belum tahu siapa pemiliknya, tapi kepolisian meminta otoritas penerbangan dalam hal ini Bandara Halim Perdana Kusuma, memberikan sanksi tegas kepada si pemilik heli. Sebab heli itu terbang rendah di kawasan teritorial ring 1 atau dekat dengan Istana Negara."Kalau sanksi dikembalikan ke otoritas penerbangan. Karena mereka yang membagi-bagi jalur udara. Makanya kita (polisi) akan koordinasi dengan pihak otoritas penerbangan dalam hal ini Halim Perdana Kusuma," tandasnya.Belum lagi polisi menyampaikan penelusurannya, akhirnya pemilik heli misterius itu memunculkan diri. Rupanya heli itu milik TNI AD."Iya benar itu helikopter punya TNI AD," kata Kadispen TNI AD Brigjen Rukman Ahmad kepada merdeka.com, Rabu (24/4).Jenderal bintang satu ini mengaku helikopter tersebut sedang melakukan latihan rutin. Tapi dia enggan membeberkan latihan apa yang dilakukan."Sedang latihan rutin. Saya kurang paham latihan apa," katanya.Dilihat dari bodi heli tersebut memang jelas terlihat ada logo penerbang TNI AD (Penerbad) di tubuh helikopter berwarna hijau gelap itu. Jenis heli Bell 412 EP yang merupakan helikopter pengangkut pasukan.Secara logika, rasanya tidak mungkin dalam penelusuran polisi juga tak bisa mengungkap siapa pemilik heli itu. Apalagi dilihat dari bodi heli yang tertangkap kamera, rasanya cukup mudah menyebut nama si pemilik heli.Tapi entah alasan apa, polisi sulit menyebut identitas si pemilik heli.
Baca juga:
Helikopter TNI AD terbang rendah di tengah kota berbahaya
Helikopter terbang di atas Jakarta harus izin siapa?
Polisi: Helikopter misterius di HI sempat foto-foto