Massa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) di Tasikmalaya, Jawa Barat, melakukan aksi demonstrasi terkait kesemrawutan pelaksanaan Ujian Nasional (UN), Jumat (19/4). Mereka melempari kantor Dinas Pendidikan setempat dengan lumpur.Aksi yang tidak mendapatkan penjagaan ketat kepolisian itu digelar dengan membawa spanduk, sambil melakukan aksi teatrikal dengan melaburi wajah dan sebagian tubuh dengan lumpur.Karena tidak mendapat tanggapan dari perwakilan dinas, mereka kecewa dan langsung melempar lumpur ke arah tembok dan kaca kantor. "Aksi dilakukan sebagai bukti kekecewaan terhadap pelaksanaan UN yang gagal," kata Ketua IPNU Kota Tasikmalaya Dede Haris disela-sela aksi.Massa juga menuntut pemerintah untuk menghapus UN karena tidak memberi dampak manfaat bagi siswa atau pendidikan di Indonesia. Selain itu, mereka juga mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh mundur dari jabatan karena telah gagal melaksanakan UN."Untuk itu kami juga menuntut turunkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan ganti Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya sebab tidak mampu melaksanakan pendidikan dengan baik," ujarnya.Dedi menjelaskan alasan mendesak UN dihapus karena ujian nasional tidak mampu membentuk karakter pelajar yang baik. UN justru telah mendorong siswa untuk berbuat curang atau menyontek karena tidak percaya diri akibat takut tidak lulus.Ia berharap pelaksanaan UN dikembalikan ke sekolah, dan kebijakan kelulusan diputuskan oleh sekolah. Sebab hanya sekolah yang tahu kondisi siswa, apakah murid pintar, nakal, berbakat atau penilaian lain."Untuk menguji kemampuan para siswa tidak bisa disamaratakan secara nasional. Seorang anak lemah dalam matematika, bahasa Indonesia, atau IPA, tetapi bisa jadi siswa menguasai kesenian," kata Dede.Usai berorasi dan melempari lumpur, massa membubarkan diri meninggalkan komplek perkantoran dinas tersebut.
UN kacau, pelajar ini lempari kantor disdik dengan lumpur
"Aksi dilakukan sebagai bukti kekecewaan terhadap pelaksanaan UN yang gagal," kata Ketua IPNU.
Rekomendasi