M Dwigusta Cahya (18) hingga saat ini masih dirawat di RS Bhayangkara Sartika Asih, Bandung setelah mobil Nissan Juke yang dia kemudikan menghantam Daihatsu Xenia dan menewaskan lima orang. Mahasiswa IT Telkom sempat hilang ingatan setelah kecelakaan hebat tersebut.Ayah Cahya, Agus Adriyanto langsung berusaha menyadarkan ingatan anak keduanya itu. Agus pun sudah memberitahu bahwa akibat ulahnya, lima orang penumpang Daihatsu Xenia tewas di Tol Purbaleunyi."Kemarin saya tanyakan peristiwa seperti apa, tapi butuh proses. Dia sama sekali enggak ingat apa-apa. Kami terus nasihati. Akhirnya kami buka tadi malam, kami lihatkan berita di televisi. Berita duka itu," ujar Agus di RS Bhayangkara Sartika Asih, Jalan Moch Toha Bandung, Selasa (9/4)."Saya bilang, inilah dampak perbuatan kamu dalam berkendara. Enggak mikirkan orang lain. Enggak lihat siapa yang meninggal, saya bilang begitu," terang Agus. "Dia sejenak tertegun. Keluar air mata," tambahnya.Agus yang juga General Manager PT Angkasa Pura Bandara Internasional Adisutjipto ini mengaku akan bertanggungjawab kepada keluarga korban. "Dengan kemampuan terbatas, kami berupaya berperan untuk keluarga di Cilacap," imbuh purnawirawan TNI AU ini.
Diperlihatkan berita kecelakaan, sopir Nissan Juke menangis
"Dengan kemampuan terbatas, kami berupaya berperan untuk keluarga di Cilacap," ujar Agus, ayah Cahya.
Advertisement
Rekomendasi