10 Rumah sakit menolak merawat bayi Dera Nur Anggraini hingga akhirnya meninggal dunia. Bayi yang lahir prematur ini lahir dengan gangguan pernapasan, sehingga Dera membutuhkan alat bantu pernapasan.Rumah Sakit Zahirah, Jakarta Selatan, tempat Dera lahir tidak mempunyai inkubator sehingga harus merujuk ke rumah sakit lain yang sudah memiliki alat tersebut.Namun, ayah Dera, Eliyas Setia yang mendatangi 10 RS mendapat penolakan. 10 RS itu beralasan sedang penuh."Rumah sakit itu harus diberi sanksi," kata mantan Ketua Umum Komnas Anak, Seto Mulyadi kepada merdeka.com, Senin (18/2).Menurut pria yang akrab disapa kak Seto ini, seharusnya kasus seperti ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah sehingga ke depannya tidak ada bayi atau orang yang meninggal lantaran tidak diterima di rumah sakit."Yang jelas harus mendapat sanksi sesuai peraturan pemerintah," ujarnya.Di samping itu pengawasan Pemprov DKI dan juga pemerintah pusat harus mengawasi rumah sakit-rumah sakit termasuk rumah sakit swasta. "Hal itu agar masyarakat percaya kepada pemerintah, di samping itu pemerintah juga harus membuktikan komitmen mereka untuk membantu warga yang tidak mampu," imbuhnya.Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nova Riyanti Yusuf mengatakan, kasus bayi Dera menjadi puncak gunung es dari kurangnya fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia. Dia menilai, meninggalnya Dera tak semata-mata karena kesalahan rumah sakit (RS) yang menolaknya."Saya melihatnya bukan semata kesalahan RS dalam menolak pasien miskin, karena pada kenyataannya orang yang punya duit pun sering kali ditolak di RS pemerintah karena memang tempat tidurnya penuh. Menkes Nafsiah Mboi pernah sampaikan bahwa pada tahun 2013 kita kekurangan lebih dari 80.000 tempat tidur dan sekitar 1500 dokter umum," kata wanita yang akrab disapa Noriyu ini dalam siaran persnya, Selasa (19/2).Menurutnya, para dokter di rumah sakit pasti punya hati dan tidak akan tega menelantarkan bayi yang baru lahir."Dokter di RS juga manusia, saya yakin mereka juga punya hati nurani untuk tidak tega membiarkan pasien tidak dirawat apabila di RS masih tersedia tempat perawatan," pungkasnya.
Tolak bayi Dera, apa sanksi yang pantas untuk 10 rumah sakit?
Menurut pria yang akrab disapa kak Seto ini, seharusnya kasus seperti ini mendapat perhatian khusus dari pemerintah.
Rekomendasi