Keluarga Annisa tak sebarkan BBM percobaan pemerkosaan

Beredar blackberry messenger yang berisi kabar mahasiswa UI ini akan diperkosa sopir angkot.

Al Amin
Oleh Al Amin - Reporter
Keluarga Annisa tak sebarkan BBM percobaan pemerkosaan
Annisa Azward saat dirawat di rumah sakit. M Mirza©2013 Merdeka.com

Keluarga Annisa Azward (20), Minggu (10/2) malam mendatangi kantor Sat Wil Lantas Jakarta Barat. Keluarga yang terdiri dari paman Harwendi (42), bibi Refnihati (40), kakak sepupu Rika Bandari dan Arif dan seorang yang ditunjuk sebagai perwakilan keluarga, Asep Kambali.

Kedatangan keempatnya bertujuan untuk meluruskan banyaknya broadcast message beredar yang simpang siur. Selain itu, keluarga juga ingin mengetahui status sang sopir KWK-U 10 jurusan Muara Angke-Sunter, Jamal bin Samsuri (37).

"Kami datang ke sini untuk meluruskan bahwa tidak ada broadcast message tentang percobaan pemerkosaan, Annisa merasa dirinya ketakutan, karena sekarang kan marak kejadian pemerkosaan," kata Asep Kambali, Minggu (10/2).

Soal status sopir yang sudah ditetapkan sebagai tersangka, lanjut Asep, pihak keluarga mencoba meminta keterangan dari polisi.

"Kami ke sini untuk meminta keterangan penyidik Satlantas Jakbar soal penetapan sopir sebagai tersangka jam 13 siang, karena kita kaget belum dapat kabar, tentu kami ingin melihat sejauh mana kabar itu," jelasnya.

Paman korban juga menyayangkan tindakan sopir yang tidak langsung menurunkan keponakannya.

"Cuma saya sayangkan, ponakan saya minta turun, kenapa tidak diturunkan.

Logikanya, kalau dia minta turun, kenapa tidak diturunkan," sesalnya.

Annisa sendiri kini telah dimakamkan di Agam. Mahasiswi Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia ini melompat dari angkot yang melaju. Dia ketakutan karena salah naik angkot.

Rekomendasi