Berbagai cara dilakukan Lokananta, perusahaan rekaman tertua di Indonesia untuk terus bernapas. Salah satunya adalah menyewakan lahan untuk arena futsal. "Sebagai solusinya, sejak 2009 dengan seizin pimpinan kami manfaatkan banyaknya lahan kosong untuk dibangun sesuatu yang lebih berguna dan menarik minat. Salah satu di antaranya, kami mendirikan lapangan futsal dan menyewakan beberapa lahan kepada perusahaan sekitar. Bahkan banyak investor yang melirik tempat kosong di sini untuk dijadikan hotel berbintang'" ujar Kepala Cabang Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) Lokananta Surakarta, Pendi Heryadi kepada merdeka.com, Senin (10/12). Lokananta memang mempunyai lahan yang cukup luas, yakni 21.500 meter persegi. Dari jumlah tersebut baru sekitar 35 persen saja yang sudah dibuat bangunan. Itu pun berupa bangunan tua yang hingga kini belum pernah direnovasi besar-besaran.
Total ada tiga bangunan besar di sana, yakni gedung utama di bagian tengah, studio rekaman dan mes pimpinan di sebelah kanan. Kini gedung utama, selain digunakan untuk kegiatan administrasi, dimanfaatkan sebagai museum alat-alat musik. Sementara studio rekaman yang dilengkapi dengan akustik yang cukup baik,tidak hanya untuk merekam lagu-lagu saja tetapi juga gamelan, bahkan bahan untuk ujian bahasa untuk siswa sekolah.Untuk tetap bertahan, selain memanfaatkan lahan kosong Lokananta juga berulangkali melakukan promosi dengan mendatangkan beberapa penyanyi dan band top tanah air untuk melakukan rekaman di sana. Belum lama ini penyanyi ternama Glenn Fredly juga melakukan rakaman disana. Glenn membuat CD penampilannya bertajuk Glenn Fredly and The Bakuucakar Live At Lokananta. Kegiatan merekam di studio itu kemudian dijual bebas agar para pendengarnya mau peduli akan keberadaan studio legendaris itu."Glenn dulu rekaman disini. Slain dia ada beberapa grup musik yang rekaman juga, diantaranya Sheila on 7, White Shoes, The Couples Company. Mereka kebanyakan terperangah dan memuji performa studio ini. Bahkan, mereka berjanji akan merekam lagu-lagu terbaru disini semua," Pendi bangga.Sewakan studio rekamanUntuk tetap bertahan, sejak tiga tahun terakhir, Lokananta juga menyewakan kembali studio rekamannya. Berbeda dengan studio rekaman pada umumnya, studi rekaman tertua tersebut memiliki ruangan yang sangat luas yakni 15 x 30 meter persegi. Dilengkapi dengan peralatan akustik yang cukup bagus. Tidak hanya merekam lagu-lagu saja tetapi juga gamelan atau karawitan. Bahkan bisa digunakan untuk ujian bahasa untuk siswa sekolah.Sound Enginer N Andi Kusumo mengatakan, siapapun bisa menggunakan studio ini, termasuk artis atau band-band terkenal. "Tetapi semuanya harus membawa peralatan sendiri, karena kami tidak menyediakannya. Alat - alat kita sudah kuno, tetapi masih bisa dioperasikan secara normal. Kami mempunyaii kapasitas 32 track, tapi yang bisa digunakan hanya 24 track saja," jelasnya.
Perusahaan rekaman tertua hidup dengan sewakan lapangan futsal
Lokananta mendirikan lapangan futsal dan menyewakan beberapa lahan kepada perusahaan sekitar.
Advertisement
Rekomendasi