Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Letjen TNI Marciano Norman mengatakan, dua polisi yang tewas di Poso diduga dibunuh kelompok Jamaah Anshorut Tauhid (JAT). Namun perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memastikannya."Mereka ini memang diduga JAT, sementara dugaan seperti itu," ujar Marciano, di Istana Negara, Rabu (17/10).Marciano berharap pihak kepolisian setempat dapat menemukan pelaku secepatnya. "Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama akan terungkap," ujarnya.Dua polisi tersebut diduga dibunuh di area pelatihan kelompok JAT yang selama ini dalam pengawasan polisi. "Tempat itu diduga tempat pelatihan yang selama ini dilakukan pengawasan," imbuhnya.Sebelumnya, dua polisi ditemukan tewas di Poso dengan luka tusuk di bagian leher dan dikubur dalam satu liang kubur. Diduga korban dibunuh sejak lima hari lalu.Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Boy Rafli Amar mengatakan dua anggota kepolisian yang hilang di Poso diduga dihabisi kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT) pimpinan Santoso. Santoso merupakan pimpinan kelompok JAT yang pernah membuat kerusahan di Poso pada tahun 2005.
KaBIN: Dua polisi di Poso diduga dibunuh kelompok JAT
Dua polisi itu dibunuh di area pelatihan kelompok JAT yang selama ini dalam pengawasan.
Rekomendasi