Dua polisi, Bripka Anumerta Sudirman dan Brigadir Anumerta Andi Sapa yang tengah menyidiki kasus teroris ditemukan tewas dengan luka sayat di lehernya. Polisi pun membeberkan penemuan keduanya setelah sempat hilang selama delapan hari."Jam 15.20 WIB, informasi adanya kejanggalan dari masyarakat di tempat kejadian perkara (TKP) ada helm, ada gundukan tanah baru ditindaklanjuti dari Brimob, Polres dan dibantu TNI akhirnya pukul 17.00 WIB dilakukan penggalian di lubang, digali ditemukan dua jenazah yang dikubur secara tertumpuk," ujar Kabag Penum Polri, Kombes Pol Agus Rianto di kantornya, Jakarta, Rabu (17/10).Tak ada barang bukti yang ditemukan di lokasi penemuan pada dua polisi tanpa seragam itu, baik kartu identitas korban ataupun handphone. Tapi beberapa selongsong ditemukan di sana, diperkirakan selongsong tersebut adalah sisa pelatihan teror lalu."Belum menemukan barang bukti (handphone, ktp). Itu ada selongsong bahwa di lokasi tersebut pernah digunakan untuk latihan," lanjut Agus.Sebelumnya, dua polisi ini hilang sejak 8 Oktober lalu ketika tengah menyelidiki tempat teror di Tamanjeka dan Gunung Biru. Saat itu Polisi, diperbantukan TNI dan Pemda membentuk tim untuk mencari mereka. Akhirnya sore kemarin keduanya ditemukan tak bernyawa dalam lubang di daerah Tamanjeka.
Kuburan dua polisi di Poso ditemukan oleh warga
Warga curiga karena menemukan helm, selonsong peluru dan gundukan tanah baru.
Rekomendasi