Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pagi ini akan melantik Sri Sultan Hamengkubuwono X dan Pakualam IX sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DIY. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan di Gedung Agung, Yogyakarta.Pagi ini Jalan Malioboro tampak lengang. Ribuan pedagang kaki lima (PKL) yang biasanya berjualan di sepanjang Jalan Malioboro, hari ini memilih libur. Hanya toko dan mal besar saja yang tetap buka."Memang 2500 PKL di Malioboro memutuskan untuk tidak berjualan sehari penuh dalam rangka pelantikan Sri Suktan dan Pakualam IX sebagai gubernur dan wakil gubernur," ujar Ketua Lembaga Pemberdayaan Komunitas Kawasan Malioboro Rudiarto kepada wartawan, Rabu (10/10).Selain meliburkan diri, para PKL juga akan melakukan tumpengan. Tumpengan akan dilakukan dibeberapa lokasi mulai dari lapangan parkir Abu Bakar Ali sampai ke Jalan Ahmad Yani. "Ini sekaligus untuk memperingati HUT Yogya ke 826," terangnya.Selain itu, akses jalan ke Malioboro saat ini juga sudah ditutup. Beberapa petugas Dinas Pasar sibuk membersihkan Pasar Beringharjo.Di sekitar Gedung Agung sendiri sudah berdiri tenda-tenda untuk para tamu undangan. Puluhan warga pun saat ini sudah mulai berdatangan ke pintu gerbang Gedung Agung atau titik nol Yogyakarta.Namun mereka harus kecewa karena ternyata selain tamu undangan, warga dilarang masuk ke area Gedung Agung. Warga juga mempertanyakan perihal layar lebar yang akan dipasang di luar gedung Agung agar mereka tetap bisa menyaksikan prosesi pelantikan Sri Sultan dan Pakualaman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Yogyakarta.
Jelang pelantikan gubernur DIY oleh SBY, Jl Malioboro ditutup
Akses jalan ke Malioboro saat ini juga sudah ditutup. Beberapa petugas Dinas Pasar sibuk membersihkan Pasar Beringharjo.
Rekomendasi