Mabes Polri anggap prestasi Kompol Novel biasa saja

Sementara bagi KPK, sepak terjang Novel sebagai penyidik sangat disegani dan dihormati.

Mustiana Lestari
Oleh Mustiana Lestari - Reporter
Mabes Polri anggap prestasi Kompol Novel biasa saja
Boy Rafli Amar. ©2012 Merdeka.com

Berbeda dari penilaian Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mabes Polri menganggap prestasi Kompol Novel Baswedan relatif biasa saat masih menjadi Kasatserse Polres Kota Bengkulu. Soal kenaikan pangkat dan jabatan, Novel juga naik secara normal."Sebelum bergabung menjadi penyidik KPK tahun 2005, prestasi relatif biasa, baik jabatan, pangkat biasa saja normal saja," kata Karo Penmas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Senin (8/10).Boy juga menceritakan, sebelum bertugas di KPK, Novel pernah menjabat di Direktorat Tindak Pidana Korupsi di Bareskrim Polri. "Pernah bertugas di tipikor, termasuk menjadi salah satu penyidik di tipikor," ujar Boy.Sementara bagi KPK, sepak terjang Novel sebagai penyidik sangat disegani dan dihormati oleh penyidik lain di KPK. Kasus-kasus besar pernah ditangani oleh Novel seperti kasus suap cek pelawat yang melibatkan Miranda Swaray Goeltom, kasus suap alokasi Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) melibatkan Wa Ode Nurhayati, suap bupati Boul Amran Batalipu yang melibatkan Siti Hartati Murdaya dan terakhir yang bikin geger adalah menangani kasus simulator SIM.Kini, karier Novel terancam setelah Polri membidiknya karena penyidik KPK itu diduga terlibat kasus penganiayaan saat bertugas di Polres Bengkulu.

Rekomendasi