Hartati bantah perintahkan anak buahnya menyuap Bupati Buol

Arim memberikan kesaksian bahwa Hartati yang memintanya menyiapkan uang 1 miliar untuk Bupati Buol, Amran Batalipu.

Razif Azmar
Oleh Razif Azmar - Reporter
Hartati bantah perintahkan anak buahnya menyuap Bupati Buol
hartati. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Sitti Hartati Murdaya disebut-sebut memerintahkan anak buahnya untuk menyuap Bupati Buol Amran Batalipu terkait pengurusan Hak Guna Usaha perusahaan kelapa sawit di Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah. Pengusaha nasional itu pun membantahnya. "Tidak betul itu. Tidak ada itu," tegas Hartati pada wartawan di depan Rutan KPK, Jakarta, Selasa (25/9).Lebih lanjut mantan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut, menjelaskan bahwa Arim yang menjabat sebagai Manajer financial kontroler di PT Hardaya Inti Plantation itu tidak punya kewenangan mencairkan cek berjumlah besar tanpa diketahui dirinya selaku direktur utama."Dia ngga punya kewenangan teken check sebanyak itu. Harus izin dari direktur utama. Dia teken checknya kecil-kecil tapi banyak. Itu yang saya sudah duga saja," jelas Hartati menanggapi kesaksian Arim.Sebelumnya salah satu anak buahnya Arim dalam persidangan salah satu terdakwa Gondo Sudjono di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (24/9) kemarin memberikan kesaksian bahwa Hartati yang memintanya menyiapkan uang 1 miliar untuk Bupati Buol, Amran Batalipu.Hartati ditetapkan sebagai tersangka sejak 8 Agustus lalu karena diduga memberikan suap Rp 3 miliar kepada Amran. Uang panas tersebut diberikan terkait dengan pengurusan Hak Guna Usaha (HGU) lahan kelapa sawit milik Hartati di Buol.Akibat perbuatannya, Hartati dijerat pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 13 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Rekomendasi