Pembunuh Nenek Juju ditangkap

"Kami sudah amankan satu orang itu. Dia pelaku tunggal. Dia pernah jadi tukang bangunan," ujar Kombes Toni Harmanto.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Pembunuh Nenek Juju ditangkap
Pembunuh Nenek Juju ditangkap

Misteri kematian Juju Juhariah (63), seorang nenek yang ditemukan tewas di dalam kamarnya di Komplek Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok pada Selasa (7/8) akhirnya terungkap. Nenek Juju dibunuh oleh seseorang yang pernah menjadi tukang di rumahnya yaitu DD (21)."Kami sudah amankan satu orang itu. Dia pelaku tunggal. Dia pernah jadi tukang bangunan di situ (rumah Juju)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto dalam pesan singkatnya, Sabtu (11/8).Dikatakan Toni, DD diamankan pada Rabu (8/8) malam di kampung halamannya di Brebes, Jawa Tengah. Saat polisi menggerebek rumahnya, Dd tak berkutik dan langsung menyerahkan diri.Lebih lanjut, Toni mengatakan, dalam pemeriksaan DD sempat memberikan keterangan yang berubah-ubah. Awalnya DD beralasan sakit hati terhadap Juju saat dirinya bertanya perihal jumlah uang yang didapatkannya sedikit."Pelaku yang tukang bangunan nanya bayarannya kok kecil sama si nenek, tapi malah dibentak-bentak karena si nenek sudah serahkan bayarannya sama mandor, jadi sakit hati karena dimarahin si nenek," kata Toni.Namun, hal tersebut hanyalah alasan pelaku saja untuk menutupi motif sebenarnya. "Barusan ngaku lagi rupanya mau nyuri tapi kepergok si nenek, yang tadi alasan tersangka saja," tutur Toni.Seperti diberitakan sebelumnya, Juju Juhariah (63) ditemukan tewas di dalam kamarnya di Komplek Pelni Blok I/3, Sukmajaya, Depok pada Selasa (7/8) pukul 17.30. Korban mengalami pendarahan di bagian kepala bagian belakang akibat benturan benda tumpul.Saat dibunuh, Juju diduga baru saja selesai menunaikan shalat karena saat ditemukan tewas, Juju masih mengenakan mukenah. Mukenah milik Juju pun berlumuran darah.Juju diduga sebagai korban perampokan. Pasalnya, sejumlah barang korban seperti uang dalam amplop BNI dan perhiasan raib setelah peristiwa itu.

Rekomendasi