Soemarmo sebut kesaksian Wawali Semarang bohong

Soemarmo membantah pernyataan Hendrar Prihardi yang mengaku pernah diancam olehnya.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Soemarmo sebut kesaksian Wawali Semarang bohong
sidang soemarmo. merdeka.com/Dwi Narwoko

Wali Kota nonaktif Semarang, Soemarmo Hadi Saputro membantah pernyataan wakilnya, Hendrar Prihardi yang mengaku pernah diancam olehnya."Soal pengancaman, itu sama sekali tidak ada. Untuk apa ancam mengancam? Jadi tidak ada hal yang seperti itu. Dia bohong sama sekali," kata Soemarmo di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/6).Selain itu, Soemarmo juga membantah keterangan Hendrar yang menyebut dirinya tidak pernah melibatkan Hendrar selaku wakil wali kota dalam pengambilan kebijakan di Pemkot."Soal pengakuan dia tidak pernah dilibatkan, padahal dia penanggungjawabnya. Seharusnya ikut proses pembahasan dari awal," ujarnya. Soemarmo mengaku sedih dan kecewa karena tudingan wakilnya itu. Soemarmo menegaskan, keterangan Hendrar bohong."Saya menyesal dengan pernyataan dia, karena itu tidak pernah ada," katanya.Sebelumnya, Wakil Wali Kota Semarang, Hendrar Prihardi mengaku pernah diancam oleh Soemarmo ketika kasus suap yang melibatkan orang nomor satu di Semarang itu terendus KPK.Saat ancaman itu datang, Hendar mengaku kepada Soemarmo, bukan dia yang melaporkan kasus itu ke KPK. Hendar juga mengungkap bentuk ancaman Soemarmo. "Ini (kasus hukum) menjadi urusan keluarga besar kamu dan keluarga besar saya. Ini urusan laki-laki," kata Hendar menirukan ucapan Soemarmo, saat bersaksi di Pengadilan Tipikor, Jakarta hari ini.Selain itu, Hendar juga mengaku Soemarmo pernah memintanya meredam kasus yang menimpanya di KPK. "Kalau urusan ini tidak bisa dihold (ditahan), ini akan menjadi urusan laki-laki," kata Hendar menirukan ucapan Soemarmo.

Rekomendasi