Letnan Pnb Ahmad Syahroni yang menjadi salah satu korban jatuh Fokker 27 menjadi pukulan keluarga. Di mata keluarga Alen panggilan akrab Ahmad Syahroni adalah sosok yang sedikit bicara tapi banyak bekerja.Hal itu disampaikan sepupu Alen, Nanang Muhammad Husein (33) sebelum menyambut kedatangan jenazah, di Landasan Udara Husein Sastranegara, Bandung, Jumat (22/6)."Alen orangnya pendiam, nggak banyak cakap, namun cerdas dan juga soleh," katanya. Nanang menjemput Jenazah di Husein bersama sanak saudaranya.Nanang mengaku shock ketika mendapat kabar, bahwa Alen menjadi salah satu korban Fokker. "Saya mantau terus di media pas pesawat jatuh, awalnya tidak percaya, karena namanya Syahroni sedangkan di keluarga kami mengenal Alen dari kecil," terangnya.Namun usai mendapatkan kabar bahwa benar Alen itu adalah Ahmad Syahroni, keluarga shock dan merasa terpukul. "Baru juga satu bulan lalu kita bahagia karena Alen menikah, namun sekarang malah diambil sama yang punya," ungkapnya.Ahmad Syahroni mempersunting Linda P Suherman, pada 20 Mei 2012 di Cicalengka. Berhubung Alen dinas di Jakarta, lantas Linda pun diboyong dan tinggal di rumah dinas Jalan HKSN 88/ Tanah Kusir, Kebayoran Lama Jakarta Selatan.Alen sesekali mengunjungi keluarganya di Cicalengka. "Paling kalau libur Alen ke rumah nengok, karena Alen pengantin baru," ujarnya.Pria kelahiran Jakarta 15 Februari 1987 sendiri memulai Pendidikan Militer Angkatan Udara pada 2006 dan lulus 2009. Selanjutnya Alen berdinas di Jakarta.Jenazah rencananya akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (22/6) sore. Sebelum dimakamkan Jenazah tiba di Bandara Husein Sastranegara untuk penghormatan terakhir. Prosesi penghormatan dilakukan secara militer yang disambut langsung oleh Danlanud Kolonel Umar Sugeng Hariyono.
Letnan Syahroni sosok pendiam, namun cerdas dan soleh
Letnan Pnb Ahmad Syahroni memulai Pendidikan Militer Angkatan Udara pada 2006 dan lulus 2009.
Rekomendasi