Big Daddy Entertainment mengaku tidak trauma mendatangkan artis papan atas dunia meski pernah gagal dalam menggelar konser Lady Gaga di Jakarta. Kegagalan menggelar konser merupakan risiko sebuah bisnis."Tidak ada trauma, artinya ini bisnis, kami masih banyak yang akan dilakukan. Dan harus tetap berjalan. Ini risiko bisnis," kata Direktur Produksi Big Daddy Edi Purnomo di Polda Metro Jaya Jakarta, Kamis (7/6).Batalnya konser Lady Gaga membuat promotor rugi besar. Berapa jumlahnya, Edi tak mau menjelaskan. Dia menilai, masalah kerugian tidak layak dipublikasikan. Tetapi dia mengakui adanya kerugian karena pembatalan tersebut.Meski sempat gagal, pihaknya akan mengadakan konser penyanyi luar negeri lagi. Rencananya akan berlangsung pada bulan Oktober tahun 2012. "Ada beberapa yang kami tunda penyelenggaraannya, tetapi bulan Oktober tahun ini akan ada konser juga," tutup Edi.Jika tidak menimbulkan kontroversi, Big Daddy selaku promotor yang mendatangkan penyanyi nyentrik asal Amerika Serikat itu akan menggelar konser di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta.Waktu itu konser akan digelar pada 3 Juni 2012. Penolakan dan kontroversi soal Lady Gaga membuat promotor akhirnya membatalkan jalannya konser.
Promotor konser Lady Gaga tak trauma
Batalnya konser Lady Gaga membuat promotor rugi besar. Berapa jumlahnya, masih dirahasiakan.
Advertisement
Rekomendasi