Kantor bupati dibakar, warga Mesuji masih was-was

Berita Indonesia cepat, aktual, serius, unik, dan baru: Aparat Kepolisian, TNI dan Polisi Pamong Praja membersihkan puing-puing Kantor Bupati Mesuji.

Muhammad Hasits
Oleh Muhammad Hasits - Reporter
Kantor bupati dibakar, warga Mesuji masih was-was
kebakaran gedung oli. merdeka.com/Imam Buchori

Aparat Kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Polisi Pamong Praja membersihkan puing-puing kantor Sekretariat Daerah dan kantor Bupati Mesuji yang dibakar massa pada Kamis (3/5)."Selain membersihkan puing-puing kantor Pemkab Mesuji yang terbakar itu, petugas juga turut membantu mengumpulkan berkas-berkas penting milik pemerintah daerah yang tidak hangus terbakar," kata Kabag Perencanaan Polres Tulangbawang Kompol I Wayan Merdana di Mesuji, Jumat (4/5).Dia mengatakan, selain membantu membersihkan puing-puing kantor bekas terbakar, petugas juga akan tetap berada di lokasi hingga suasana betul-betul kondusif.Menurut dia, polisi juga dibantu TNI menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar kantor Pemkab Mesuji. "Kami telah memasang sejumlah tenda di lokasi itu untuk berjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan," ujarnya.Sementara itu, warga di sekitar kantor Pemkab Mesuji juga memilih tinggal di rumah masing-masing karena khawatir hal serupa terjadi lagi. "Hingga sekarang warga masih diliputi perasaan was-was, takut hal serupa terulang," kata warga Mesuji, Hendra.I wayan mengharapkan, aksi anarkis massa tidak terulang kembali sehingga warga maupun pegawai di lingkungan Pemkab Mesuji dapat menjalankan aktivitasnya sehari-hari. Selain itu warga yang membutuhkan pelayanan dari kantor itu juga menjadi terhambat akibat massa yang membakar kantor pemerintah tersebut.

Rekomendasi