Meski sebagian konser musisi internasional mencatat keuntungan dari sisi penjualan tiket, namun tidak sedikit promotor yang merugi karena adanya pembatalan konser dari pihak artis. Sebagian besar alasan pembatalan adalah keamanan. Seperti yang dialami promotor ShowMaxx Entertainment dan Entertainment Ranger ketika mendatangkan Avenged Sevenfold.Entertainmet Ranger melalui akun Twitter resminya menuliskan pembatalan konser karena personel Avenged Sevenfold takut dengan keamanan di Jakarta yang dinilai tidak kondusif.Dari pihak ShowMaxx Entertainmet mengatakan permasalah stage yang tidak sesuai dengan standar band Amerika itu yang menjadikan pembatalan konser. "Kami menganggap ini perlu untuk menyampaikan ini. Kami minta maaf sebesar-besarnya. Dengan sangat menyesal kami harus memutuskan untuk membatalkan konser. Ini karena standar stage tidak sesuai dengan yang mereka inginkan." kata Erie Posse dari ShowMaxx seperti dikutip Kapanlagi.com, Kamis (03/05).Erie menjelaskan, dua jam sebelum acara, manajer band mengatakan panggung yang digunakan tidak aman dan bisa mencelakai personil.Mengenai pembatalan ini, Erie mengaku ShowMaxx Entertainmet jelas mengalami kerugian dan pihak promotor berjanji mengembalikan pembelian tiket penonton. "Kita juga sangat dirugikan dengan keputusan ini. Tapi kerugian kami lebih besar lagi kalau acaranya dilanjutkan," jelas ErieKerugian pembatalan konser juga pernah dialami Adrie Subono dengan Java Musikindo saat mendatangkan All Time Law. Rencana memboyong band asal Amerika itu gagal saat festival Sound Wave di Australia dibatalkan. Rencananya, sebelum tampil di Jakarta pada 6 Oktober 2011, sudah dijadwalkan tampil di Australia yang kemudian dilanjutkan ke Indonesia."Iya, emang gitu, soalnya kan kita dapat jatah mereka manggung di Indonesia ini setelah di Australia, yaitu di festival Sound Wave kebetulan Sound Wave itu batal," jelas Adrie Subono, Minggu (14/8/11) seperti dilansir Kapanlagi.com.Dengan pembatalan konser ini, Java Musikindo mengaku merugi dan kecewa. Namun saat ditanyakan berapa nominal kerugiannya, promotor yang identik dengan pakaian serba hitam itu enggan merinci. "Yang pasti rugi lah, gak bisa disebutin," ujarnya.Mengenai pembatalan konser sudah biasa di dunia promotor. "Bukan di Indonesia aja, di luar negeri juga pasti pernah kejadian," jelasnya.Terakhir, konser Lady Gaga yang sedianya akan berlangsung pada 3 Juni mendatang akhirnya batal. Pembatalan ini dikarenakan alasan keamanan."Pihak manajemen Lady Gaga membatalkan konser terkait keamanan bukan hanya keamanan Lady Gaga saja tapi bagi seluruh tim Lady Gaga dan keamanan penonton yang sudah membeli tiket," ujar pengacara Berlian Entertainment, Minola Sebayang saat jumpa pers di Senayan City, Jakarta.
Konser batal, promotor sial
Seperti dialami promotor Big Daddy yang akhirnya membatalkan konser Lady Gaga di Indonesia.
Rekomendasi