Politisi Golkar juga kritik buku 'Nasihat Untuk SBY

"Ini saya melihat, curhat Bang Buyung. Karena dia tidak bisa diatur," kata Priyo menanggapi buku 'Nasihat Untuk SBY'.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Politisi Golkar juga kritik buku 'Nasihat Untuk SBY
Politisi Golkar juga kritik buku \'Nasihat Untuk SBY\'

Buku 'Nasihat Untuk SBY' karangan Adnan Buyung Nasution, dinilai wakil ketua DPR, Priyo Budi Santoso sebagai bentuk curhat. Priyo juga menilai Buyung merupakan tipikal orang yang susah diatur."Ini saya melihat, curhat Bang Buyung. Karena dia tidak bisa diatur," kata Priyo kepada wartawan di Jakarta, Jumat (25/5).Meski berkomentar miring, nyatanya Priyo memandang isi tulisan tangan Buyung itu sangat berharga. Memperjelas segala hal yang selama ini masih buram. Termasuk hubungan Presiden dengan Watimpres yang cenderung tertutup.Namun dari segi etika, Priyo mengatakan buku yang baru diluncurkan itu tidak pantas untuk dikonsumsi publik. Karena membongkar beberapa hal antara Presiden dan Wantimpres yang seharusnya menjadi rahasia."Dari segi etika saya gak komentar, apakah pelajaran untuk generasi, atau untuk menjewer pemerintah khususnya SBY," kata petinggi Partai Golkar ini.Hari ini Adnan Buyung Nasution meluncurkan buku 'Nasihat Untuk SBY'. Keterbatasan kewenangan selama menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) menghambat Adnan, sehingga tidak bisa membuka nasihat-nasihat yang dia berikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Bahkan, halangan itu tercantum pada peraturan perundang-undangan. Baru setelah tidak menjabat lagi, Adnan buka-bukaan."Saya tahu menurut ketentuan hukum anggota Wantim enggak boleh memberikan keterangan, pernyataan dan menyebarluaskan isi ke pihak manapun," ujar Adnan di Pullman Hotel, Jakarta, Jumat (25/5)."Dia itu banyak pencitraan. Beliau memang orang baik tapi sebagai pemimpin bangsa harus berani untuk selesaikan masalah," kritik Adnan.

Rekomendasi