Polres Jakpus bantah susupkan anggota saat demo

Yoyol juga membantah bahwa polisi sendiri yang telah membakar mobil polisi dan merusak pospol dekat kampus YAI dan UKI

Muhammad Mirza Harera
Oleh Muhammad Mirza Harera - Reporter
Polres Jakpus bantah susupkan anggota saat demo
Bentrok Polisi dan mahasiswa. merdeka.com/Ari Basuki

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Angesta Romano  Yoyol membantah kepolisian telah mengirim anak buahnya untuk menyusup ke gerombolan mahasiswa saat demonstrasi 29 Maret lalu. Menurutnya, kepolisian tidak akan melakukan hal seperti itu."Tidak, tidak ada yang seperti itu," katanya kepada wartawan, di Mapolres Jakarta Pusat, Rabu (4/4).Yoyol juga membantah bahwa polisi sendiri yang telah membakar mobil polisi dan merusak pos polisi di dekat kampus YAI dan UKI saat terjadi bentrokan."Kalau memang ada ya silahkan laporkan," ujarnya.Sebelumnya, mahasiswa yang menjadi korban kekerasan di YLBHI melapor ke Komnas HAM. Selain itu mereka menemukan bukti adanya anggota polisi yang menyusup dan berbaur dengan mahasiswa serta memprovokasi mahasiswa agar berbuat ricuh. Bukti yang ditemukan adalah kartu identitas atas nama Eka Nurkolis.

Rekomendasi