Setelah dirusak ribuan demonstran pada Jumat lalu, pagar Gedung DPR/MPR langsung diperbaiki dengan menelan dana Rp 200 juta. Hal itu sontak menuai kontroversi, karena dana perbaikan itu dinilai terlalu besar.Namun, hal itu ditanggapi santai Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso. Dia justru berkata agar para demonstran tak dimintai uang untuk membetulkan pagar itu."Yang pasti jangan sampai demonstran diminta uang untuk membetulkan pagar itu," kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (3/4).Tak hanya itu, politisi Golkar ini juga berkelakar para demonstran tak perlu menggalang pengumpulan koin untuk memperbaiki pagar DPR yang rusak, karena sudah ada anggaran negara yang dialokasikan."Jangan demonstran kumpulkan koin untuk ganti itu, jangan. Biar dialokasikan dari anggaran negara saja," kata Priyo.Sebelumnya, demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan ribuan mahasiswa dan buruh pada Jumat (30/3) lalu berujung bentrok. Sebelum bentrok dengan polisi, massa berhasil merobohkan pagar DPR.
Pagar DPR roboh, demonstran tak perlu galang koin
"Jangan demonstran kumpulkan koin untuk ganti itu, jangan. Biar dialokasikan dari anggaran negara saja," kata Priyo.
Advertisement
Rekomendasi