Ini aksiku mana aksimu? Malang dalam Earth Hour 2012

Earth Hour, gerakan mematikan lampu selama 60 menit, dilaksanakan pertama kali di Kota Malang. Bagaimana aksi mereka?

Kun Sila Ananda
Oleh Kun Sila Ananda - Reporter
Ini aksiku mana aksimu? Malang dalam Earth Hour 2012
60+ Earth Hour di Malang. ©merdeka.com/Rizka Fajar Yudhistira

Kampanye Earth Hour merupakan aksi serentak individu, komunitas, korporasi, dan pemerintah di seluruh dunia dalam usaha mengurangi laju pemanasan global dan dampak perubahan iklim.

Sejak tahun 2009 hingga 2011, EARTH HOUR menjadi kampanye lingkungan hidup terbesar dalam sejarah karena berhasil meraih 1,8 milyar pendudukng dari 5.251 kota di 135 negara, dan memadamkan 1.775 ikon global.

Dengan slogan "INI AKSIKU, MANA AKSIMU", tahun ini Earth Hour menantang kita untuk menunjukkan aksi nyata untuk bisa hidup lebih ramah lingkungan. 

 Tahun ini adalah tahun pertama Kota Malang untuk berpartisipasi memadamkan lampu dan peralatan listrik yang tidak sedang dipakai selama 1 jam pada hari Sabtu, 31 Maret 2012, jam 20.30 - 21.30 (waktu setempat). Ada 26 kota lain di Indonesia yang juga mendukung aksi global yang dimulai di kota SIdney ini, diantaranya adalah Jakarta, Surabaya, Bandung, Jogja, SOlo, Semarang, Makasar, dan Denpasar.

 Duta Earth Hour untuk Kota Malang adalah Bapak Dr Peni Suparto selaku walikota Malang, Ibu Dra Hj Heri Pudji Utami M AP selaku ketua tim Penggerak PKK, dan Bapak Dwi Cahyono selaku ketua Dewan Kesenian Malang.

 Kota Malang berkomitmen untuk memadamkan lampu ikon-ikon kota, yaitu:

1. Balai Kota Malang

2. Monumen Tugu

3. Universitas Brawijaya Malang

Puncak acara dipusatkan di dua tempat yaitu Balai Kota Malang dan di Universitas Brawijaya. Selain memadamkan lampu, terdapat juga aksi-aksi dari komunitas-komunitas dan flashmob dari suporter Earth Hour Malang. Selain itu, ada juga aksi "Bersepeda untuk bumi - Nite Riding" yang digagas oleh komunitas Pesepeda Kota Malang. Mereka bersama-sama "gowes" dari Gereja Ijen sebelum akhirnya bersama-sama di Balai Kota Malang.

Sebelum ini Earth Hour Champion Team Kota Malang juga sudah mengadakan street champaign setiap hari Minggu di Car Free Day dan juga KUMBANG (Kumpul dan Belajar Bareng) dengan komunitas. Tujuan dari kegiatan tersebut adalah untuk sosialisasi dan menggalang dukungan dari masyarakat agar ikut berpartisipasi.

Keberhasilan Earth Hour bukan hanya diukur dari penghematan energi pada hari itu, melainkan bagaimana menjadikan gaya hidup hemat energi sebagai gaya hidup sehari-hari.

Rekomendasi