Alumnus sekaligus pengajar di Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) Ade Armando mengkritik kebijakan pembangunan Integrated Faculty Club. Ade pun meminta Majelis Wali Amanat (MWA) untuk menegur rektor UI terkait pembangunan Integrated Faculty Club."Majelis wali amanat seharusnya memerintahkan untuk menindak rektor agar tidak meneruskan rencana pembangunan proyek Intergrated Faculty Club UI," ujar Ade Armando saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (24/3)Menurutnya, pembangunan proyek Intergrated Faculty Club tidak berguna dan hanya membuang-buang dana. Ade berpendapat, seharusnya pimpinan UI tidak melakukan Pembangunan proyek yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan dunia pendidikan. bahkan pembangunan tersebut hanya memfasilitasi kalangan elit saja."Yang berhak menegur majelis wali amanat, sudah disampaikan oleh majelis amanat" ujarnya.Dari data yang diperoleh merdeka.com, Jumat (23/3), Integrated Faculty Club UI akan terdiri dari enam bagian. Salah satu bagiannya dikhususkan untuk pusat olah raga di mana di dalamnya terdapat arena golf dan klub golf.Direktorat Pengembangan Aset dan Ventura Universitas Indonesia (UI) pada medio Agustus 2009 lalu telah mengeluarkan sayembara terkait pembangunan Integrated Faculty Club UI itu. Dari sayembara tersebut, Integrated Faculty Club UI nantinya akan dibagi menjadi enam program ruang, yakni.Faculty Meeting Room, terdiri dari1. Faculty club
2. Faculty lounge & resto
3. Etalase paten dan hasil-hasil penelitian UI (Gallery)
4. Reading book room + cafe
5. Ruang multimedia (rapat, diskusi, seminar)B. Quick faculty Health Services
1. Poliklinik Umum
2. Poliklinik Gigi
3. FitnessC. Sport Center
1. Golf driving range (30 slot)
2. Golf club & shop
3. Kolam renang (Olympic Size)
4. Lapangan futsal
5. Lapangan tenis
6. Flying Fox SportD. Retail & Cafe
1. Toko buku
2. Toko suvenir
3. Minimart
4. Cafe (indoor & outdoor/terrace)
5. Internet
6. Fastfood
7. Ruang Menyusui (Nursing Area)
8. Ruang Merokok (Smoking Area)E. Kantor
1. Pengelola
2. Bank
3. Koperasi
4. MushollaF. Automotive Station & Services
1. Servis kendaraan (mobil dan motor), uji emisi, cuci, dan salon mobil.
2. Parkir (mobil, motor, sepeda) tidak diletakkan di depan bangunan utama
3. Fasilitas pendukung lainnya.Untuk membangun fasilitas mewah seperti arena dan klub golf tersebut, UI pun terpaksa membabat hutan hijau di lingkungan kampus. Namun Humas UI Devi Rahmawati, menegaskan penebangan itu bukanlah tindakan tanpa konsep dan sengaja dilakukan untuk kepentingan kampus semata-mata. Dia juga menegaskan, meski dilakukan penebangan hutan, pihak kampus akan menggantikan pohon-pohon itu dengan yang baru."Meski pohon-pohon itu ditebang, kita pasti akan mengganti dengan yang baru. Meski tidak ditanam di tempat yang sama," kata Devi saat berbincang dengan merdeka.Devi menambahkan, usia pohon-pohon yang ditebang itu sebenarnya memang tidak lagi produktif. Oleh karena itu, dibutuhkan pohon-pohon baru yang lebih kokoh dan kuat ketika dihembus angin kencang."Jadi kita pastikan kita sejak tahun 2007 akhir, 30 ribu pohon sudah kita tanam kembali dan kita pastikan tidak akan mengubah kondisi hutan kota di UI. UI tetap sejuk," tegasnya