Sejak Januari hingga Maret 2012 pihak kepolisian Polda Metro Jaya berhasil menyita 30 sampai 40 senjata api. Senjata api tersebut didapat dari para pelaku pencurian dengan kekerasan yang kerap beraksi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. "Kita masih telusuri asal peredaran senjata apinya dari mana," ujar Direktur Kriminal Umum, Kombes Pol Toni Harmanto, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/3).Kebanyakan senjata api yang didapat polisi adalah senjata rakitan. Kepolisian juga mengalami kesulitan untuk mengungkap peredaran dan penjualan senjata api tersebut. Pasalnya, para pelaku membeli senjata api secara putus dan pembuatan senjata api dengan industri rumahan."Tukang bubut besi saja bisa membuat senjata rakitan," kata Toni.Senjata api yang baru-baru ini disita polisi terdiri dari tiga pucuk pistol rakitan, satu pucuk airsoft gun jenis revolver Glack 25F dan dua pucuk senjata angin. Petugas menyita tiga pucuk pistol rakitan dari pelaku pencurian kendaraan bermotor yang diringkus di sekitar Bekasi, Jawa Barat. Sedangkan senjata angin dari sindikat pelaku pencurian kekerasan dengan modus meminjam uang.Sebelumnya, anggota Polda Metro Jaya juga mengamankan enam senjata api dari pelaku perampokan empat toko emas di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten.
Sepanjang 2012, Polda Metro sita 40 senpi
Kebanyakan senjata api yang didapat polisi adalah senjata rakitan.
Rekomendasi