Pagi hingga sore nanti warga Timor Leste mendatangi tempat pemungutan suara untuk mengikuti pemilihan presiden ketiga negara itu. Terdapat 12 calon, termasuk penerima Nobel Perdamaian dan pertahanan presiden, Jose Ramos Horta. Horta meminta siapapun kandidat yang terpilih menjaga hubungan baik dengan Indonesia. Dia mengaku rakyat Timor Leste tetap menganggap Indonesia sebagai sahabat baik negara itu. Dia menjamin pandangan serupa telah dimiliki semua kandidat presiden. "Bagi kami, Indonesia merupakan sahabat terpenting. Siapa saja yang menjadi presiden Timor Leste, hubungan kedua negara akan baik," ujar Horta kepada merdeka.com, saat dihubungi via telepon, Jumat (16/3).Kedua negara hingga kini mengalami sejumlah konflik perbatasan. Kasus yang belum tuntas salah satunya perebutan lahan pertanian seluas enam hektar antara warga Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur dengan Distrik Ambenu, Timor Leste. Sebagian warga juga masih kesulitan menghapus trauma masa lalu karena bentrokan intensif antara Tentara Nasional Indonesia dengan gerilyawan Fretilin yang menginginkan kemerdekaan pada masa Orde Baru. Kasus yang menjadi sorotan internasional adalah pembantaian warga sipil oleh tentara di Kuburan Santa Cruz, Ibu Kota Dili, pada 12 November 1991. Lebih dari 200 orang tewas saat itu.Saat ini hubungan perekonomian Indonesia-Timor Leste terjalin cukup erat. Sekitar 75 persen kebutuhan pokok Timor Leste diimpor dari Indonesia. Selain itu, tak kurang dari 3.000 Warga Indonesia menjadi pengusaha atau kontraktor di sana. Bahasa Indonesia masih menjadi bahasa terbanyak ketiga yang digunakan rakyat negara itu.Ada 12 kandidat dalam pemilihan hari ini. Dari jumlah itu, empat calon terkuat adalah Ramos Horta, mantan panglima angkatan bersenjata Taur Matan Ruak, Ketua Partai Fretilin Fransisco Guteres, dan Fernando de Araujo (Ketua Parlemen dari Partai Demokrat).Setiap calon presiden harus mendapat lebih dari 50 persen suara untuk langsung menang satu putaran. Bila tidak ada yang mencapai jumlah itu, maka dua kandidat teratas akan maju ke putaran lanjutan dua pekan mendatang.
Horta: Hubungan baik dengan Indonesia harus terus dijaga
walau kedua negara mengalami sejumlah konflik perbatasan, 75 persen kebutuhan pokok Timor Leste diimpor dari Indonesia.
Rekomendasi