Nunun sempat marahi wartawan

Nunun Nurbaetie menjalani persidangan di pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/3). Nunun sempat marah pada wartawan.

Djoko Poerwanto
Oleh Djoko Poerwanto - Editor
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
1 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
2 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
3 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
4 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
5 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Nunun Nurbaetie, tersangka kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom, saat menjalani persidangan di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu (14/3). Nunun semoat marah kepada wartawan. "Saya tidak pernah ngasih uang. Kamu mau tidak saya laporkan ke polisi. Kamu siapa namanya? Saya akan catat nama kamu," ujar Nunun pada wartawan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (14/3). ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
6 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Mantan anggota DPR-RI 1999-2004, Udju Djuhaeri (depan), Dudhie Makmun Murod (belakang) menjadi saksi di Pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu, (14/3) dengan terdakwa Nunun Nurbaetie dalam kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom. ©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko
7 dari 7 halaman
Nunun sempat marahi wartawan
Mantan anggota DPR-RI 1999-2004, Udju Djuhaeri (depan), Dudhie Makmun Murod (belakang) menjadi saksi di pengadilan Tipikor di Jakarta, Rabu, (14/3) dengan terdakwa Nunun Nurbaetie dalam kasus pemberi cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom. ©2012 Merdeka.com/
Rekomendasi