Ketua Panja Mafia Pajak Komisi III DPR Tjatur Sapto Edy akhirnya bicara atas kunjungannya ke Ditjen Pajak hari ini. Menurut dia, Panja yang dipimpinnya tidak melampaui kewenangan."Kami juga rapat dengan Bereskrim Polri, PPATK dan DJP (Direktorat Jenderal Pajak).
Kecewa itu biasa, tapi kalau tahu isinya, pasti Insya Allah tidak kecewa.," kata Tjatur kepada merdeka.com, Selasa (13/3).Menurut dia, banyak komisi lain juga sering mengundang polisi dan PPATK. Namun, pemanggilan-pemanggilan itu tidak ada yang protes. "Semua tergantung temanya," tegas Tjatur.Pernyataan Tjatur itu menanggapi protes yang dikeluarkan oleh Menteri Keuangan, Agus Martowardojo. Menteri Agus kecewa dengan sidak para anggota dewan dari komisi III tersebut.Alasan Agus, mitra kerja Kementerian Keuangan dengan DPR adalah komisi XI. Sementara Kementerian Keuangan selama ini tidak berpartner kerja dengan Komisi III."Mohon jangan izinkan komisi yang tidak terkait untuk masuk ke Ditjen Pajak," keluh Agus.Jika memang anggota dewan ingin melakukan inspeksi, tambahnya, sebaiknya dilakukan oleh komisi XI. Agus menambahkan, jika hal ini terus berlanjut maka dikhawatirkan akan menurunkan motivasi pegawai Ditjen Pajak dalam bekerja sehari-hari."Bagaimana kami bisa menjaga motivasi jajaran kami?" tanyanya.Dari Panja Mafia Pajak tampak terlihat ada Martin Hutabarat, Edi Ramli Sitanggang, Bahrudin Nasori, Kurdi Moekri dan Aziz Syamsuddin serta Tjatur Sapto Edy.
Panja Mafia Pajak santai tanggapi keluhan Menkeu
Tjatur menilai, banyak komisi lain selain komisi III juga sering mengundang polisi dan PPATK. Tapi tak ada yang protes.
Rekomendasi