Otak penyerangan di RSPAD narapidana narkoba

Polisi juga sudah mengantongi identitas narapidana tersebut. Dari lapas mana, polisi masih bungkam.

Henny Rachma Sari
Oleh Henny Rachma Sari - Reporter
Otak penyerangan di RSPAD narapidana narkoba
Tersangka kasus penyerangan di RSPAD

Sedikit demi sedikit, otak di balik penyerangan di rumah duka RSPAD Gatot Soebroto mulai terkuak. Serangan tengah malam itu dilancarkan atas instruksi seorang tahanan kasus narkoba."Dia tahanan kasus narkoba," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Selasa (6/3).Tahanan dari lapas mana, Rikwanto masih enggan membeberkan. Yang jelas,  polisi sudah mengantongi identitas otak penyerangan itu."Namanya sudah tahu namun belum bisa saya sebut. Kita juga belum tahu berapa besar upah yang diberikan pada kelompok Edo," jelasnya.Terkait profesi salah seorang pelaku penyerangan Irene Tupessy yang dikabarkan sebagai bandar narkoba di Kampung Ambon, Rikwanto menjelaskan semua masih dalam tahap penyidikan."Seandainya memang dia benar pengedar, pemakai atau bandar besar pasti akan diproses. Dan seandainya memang ada kasus lain di balik kasus ini, itu merupakan pengembangan dari kasus yang saat ini sedang diselidiki," tambahnya.Rikwanto menambahkan, polisi juga masih menyelidiki keterlibatan Hercules terkait persembunyian Irene. Keterangan Irene dan suaminya akan menjadi dasar untuk memanggil Hercules."Keberadaan di rumah sedang kita dalami, apakah ada yang menunjukan di sana tempat yang aman masih kita dalami. Yang jelas pemeriksaan terhadap Irene dan suami akan kita jadikan dasar untuk memanggil Hercules," tandas Rikwanto.

Rekomendasi