Seorang pendaki dilaporkan meninggal dunia setelah merayakan HUT ke-80 Republik Indonesia di puncak Gunung Bawakaraeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan pada Minggu, (17/8).
Selain itu, terdapat 65 pendaki lainnya yang mengalami masalah kesehatan seperti hipotermia dan asam lambung.
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi kejadian tersebut. Dia menyatakan bahwa pendaki bernama Irfan, yang berusia 24 tahun, meninggal akibat menderita hipotermia berat.
"Korban dinyatakan meninggal dunia oleh tim Dokpol Polda Sulsel yang ikut bersama tim evakuasi," ujar Andi Sultan pada malam hari Minggu, (17/8).
Irfan diketahui adalah salah satu peserta dalam kegiatan lintas alam yang melakukan perjalanan dari Bulu Baria menuju Gunung Bawakaraeng dengan total rombongan sebanyak 16 orang.
Mereka memulai perjalanan dari Bulu Baria pada hari Selasa, 12 Agustus 2025, dan berhasil mencapai puncak Gunung Bawakaraeng pada hari Sabtu, 16 Agustus 2025.
Pagi hari Minggu, Andi Sultan menjelaskan bahwa Irfan ditemukan oleh Tim Siaga Merah Putih dalam kondisi hipotermia berat. Meskipun telah mendapatkan penanganan dari tim siaga, kondisi Irfan tidak kunjung membaik.
Advertisement
Tim melakukan evakuasi terhadap Irfan dengan cara menandu beliau menuju kaki gunung untuk mendapatkan perawatan yang lebih baik.
Sayangnya, usaha tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawanya.
"Ketika korban dinyatakan meninggal, ia sudah berada di pos 8 dan dalam perjalanan dievakuasi dari pos 10 puncak menuju kaki Gunung Bawakaraeng melalui jalur Bulu Ballea," jelas Andi.
Andi juga mengungkapkan bahwa jenazah Irfan tiba di posko Bulu Ballea sekitar pukul 19.05 dan selanjutnya dibawa ke Puskesmas Tinggimoncong untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah proses tersebut, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka di Desa Carubbu, Kecamatan Awampone, Kabupaten Bone dengan menggunakan ambulans.
"Korban sudah diserahkan ke keluarganya dan dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans SJP," tuturnya.
Advertisement
Selain korban yang meninggal, terdapat banyak pendaki yang turut merayakan HUT ke-80 RI di puncak Gunung Bawakaraeng yang mengalami masalah kesehatan.
"Hingga malam ini, tercatat 65 pendaki mengalami gangguan kesehatan yang telah ditangani oleh tim siaga. Kebanyakan dari mereka mengalami hipotermia, sementara yang lainnya mengalami asam lambung, dan beberapa pendaki terpisah dari kelompoknya," jelasnya.
Sultan juga menambahkan bahwa hingga pukul 17.00 Wita, Posko Lembanna, yang berfungsi sebagai posko induk Siaga Merah Putih di kaki Gunung Bawakaraeng, mencatat jumlah pendaki mencapai 4.189 orang. Semua pendaki ini melakukan pendakian untuk merayakan HUT ke-80 RI di puncak gunung tersebut.
"Pendaftaran dilakukan di beberapa pos registrasi yang tersebar di area pendakian, seperti Bulu Ballea, Lembanna, Tassoso, dan Panaikang," tutupnya.