Ratusan warga antar kepergian Mbah Gotho ke pemakaman
Merdeka.com - Ratusan warga Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Sragen mengantarkan kepergian manusia tertua Mbah Gotho (146) ke tempat peristirahatan terakhir. Sebelum pemakaman diadakan doa menurut agama Kristen di rumah duka.
Usai doa, jenazah dibawa ke Makam Tanggung, Desa Plumbon, Kecamatan Sambungmacan, atau sekitar 300 meter dari rumah duka. Ketua DPRD, Bambang Slamekto dan Wakil Bupati Dedy Endryatno serta sejumlah anggota Muspika hadir dalam upacara pemakaman. Namun Bupati Kusdinar Untung Yuni Sukowati hanya mengirimkan karangan bunga.
"Bu Yuni semalam sudah pamit tidak bisa hadir. Katanya ada acara di Gemolong," ucap Suryanto, salah satu cucu Mbah Gotho, Senin (1/5).
Wakil Bupati Dedy Endryatno mengatakan Pemkab Sragen dan masyarakat merasa kehilangan dengan meninggalnya Mbah Gotho kKarena dia merupakan kebanggaan masyarakat Sragen,
"Kami merasa sangat kehilangan, karena hanya sedikit sekali orang yang bisa mencapai usia seperti Mbah Gotho. Padahal menurut rencana pada HUT Sragen nanti Mbah Gotho akan diundang untuk menerima tumpeng dari Bupati. Namun ternyata beliau mendahului kita," katanya (mdk/eko)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya