Rajawali Medan Kalahkan Dewa United Banten untuk Pertama Kali di IBL

Rajawali Medan berhasil mengukir sejarah dengan mengalahkan Dewa United Banten untuk pertama kalinya dalam laga Indonesian Basketball League (IBL) 2026, memutus rentetan kekalahan dan menunjukkan performa gemilang di kandang lawan. Kemenangan Rajawali Med

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Rajawali Medan Kalahkan Dewa United Banten untuk Pertama Kali di IBL
Rajawali Medan berhasil mengukir sejarah dengan mengalahkan Dewa United Banten untuk pertama kalinya dalam laga Indonesian Basketball League (IBL) 2026, memutus rentetan kekalahan dan menunjukkan performa gemilang di kandang lawan. Kemenangan Rajawali Med (AntaraNews)

Rajawali Medan berhasil mencatat sejarah baru dalam Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah menumbangkan Dewa United Banten dengan skor 86-82. Pertandingan sengit ini berlangsung di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, pada Jumat malam. Kemenangan ini sangat berarti bagi Rajawali Medan karena merupakan kali pertama mereka mengalahkan Dewa United Banten.

Hasil positif ini sekaligus mengakhiri lima kekalahan beruntun yang dialami Rajawali Medan dari Dewa United Banten. Rentetan hasil negatif tersebut termasuk satu kekalahan pada IBL All-Indonesian 2025, yang telah terjadi sejak tahun 2024. Kemenangan ini menjadi bukti kerja keras dan strategi matang dari tim tamu.

Tiga pemain kunci menjadi pahlawan bagi kemenangan Rajawali Medan dalam laga ini. Antonio Kurtis Hester, Ater James Majok, dan Brandone Francis tampil gemilang sepanjang pertandingan, memberikan kontribusi signifikan dalam perolehan poin dan pertahanan. Performa individu mereka menjadi faktor penentu dalam membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan bersejarah ini.

Pertarungan Sengit Sejak Kuarter Awal

Sejak kuarter pertama dimulai, Rajawali Medan langsung menunjukkan agresivitas mereka di kandang Dewa United Banten. Para pemain inti seperti Ater James Majok yang berperan sebagai center dan Antonio Kurtis Hester sebagai power forward, bergantian mencetak poin. Mereka memanfaatkan berbagai peluang melalui jump shot dan lemparan bebas yang akurat.

Kedua tim saling berbalas serangan dan menunjukkan performa yang seimbang, membuat perolehan poin terus berkejaran. Kuarter pertama berakhir dengan skor imbang 25-25, menandakan ketatnya persaingan di awal pertandingan. Hal ini menunjukkan bahwa Dewa United Banten tidak ingin membiarkan Rajawali Medan mendominasi.

Memasuki kuarter kedua, Dewa United Banten yang merupakan juara IBL 2025, berusaha keras untuk tidak membiarkan tim lawan mengembangkan permainan mereka. Rio Disi dan rekan-rekannya berhasil menghentikan laju skor tim tamu hingga sisa waktu 8 menit 27 detik, membuat Dewa United unggul 32-25. Skuad asuhan Julbe Bosch kemudian menutup kuarter ini dengan keunggulan 46-41.

Kebangkitan Rajawali di Paruh Kedua

Tim tamu mendapatkan suntikan moral yang signifikan dengan kembalinya Brandone Francis, yang sebelumnya absen dalam empat pertandingan. Kehadiran Francis di lapangan memberikan dampak positif dan energi baru bagi Rajawali Medan. Mereka mulai menunjukkan performa yang lebih solid dan percaya diri di hadapan publik tuan rumah.

Kapten Rajawali tersebut berulang kali membuka ruang bagi Antonio Kurtis Hester, yang kemudian berhasil mengejar ketertinggalan poin. Momen krusial terjadi saat driving layup Hester pada 1 menit 3 detik terakhir kuarter ketiga, yang berhasil membalikkan kedudukan menjadi 60-58 untuk keunggulan Rajawali Medan.

Satu lemparan bebas dan satu tembakan tiga angka dari Francis kemudian memperlebar keunggulan Rajawali Medan. Mereka berhasil menutup kuarter ketiga dengan skor tipis 64-63. Kebangkitan di kuarter ini menjadi fondasi penting bagi kemenangan bersejarah Rajawali Medan.

Momen Penentu dan Statistik Kunci Kemenangan

Pada kuarter terakhir, momentum kemenangan Rajawali Medan semakin terasa pada sisa waktu 15 detik pertandingan. Donell Cooper dari Dewa United melakukan technical foul kepada Antonio Kurtis Hester, yang berbuah satu lemparan bebas bagi Rajawali Medan. Lemparan bebas ini berhasil dieksekusi, mengubah skor menjadi 83-82 untuk keunggulan skuad asuhan Efri Meldi.

Setelah insiden tersebut, Brandone Francis mendapatkan tiga kesempatan lemparan bebas dalam dua momen berbeda yang sangat krusial. Francis berhasil memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, membawa Rajawali Medan unggul 86-82 pada 2 detik terakhir pertandingan. Lemparan bebas ini memastikan kemenangan Rajawali Medan atas Dewa United Banten.

Antonio Kurtis Hester menjadi bintang lapangan dengan mencatatkan double-double impresif, yakni 27 poin dan 23 rebound, bermain penuh selama 40 menit. Ater James Majok juga tidak kalah gemilang dengan double-double 23 poin dan 12 rebound, ditambah satu assist. Brandone Francis menyumbangkan 14 poin dan tiga assist, sementara Jordan Oei turut mempersembahkan 11 poin. Di sisi Dewa United, Erick Ibrahim Junior memimpin dengan 19 poin dan lima rebound.

Dengan hasil ini, Rajawali Medan kini memiliki catatan menang-kalah 4-5 dalam klasemen IBL 2026. Sementara itu, Dewa United Banten mencatatkan rekor 5-4. Kemenangan ini tidak hanya memutus tren negatif Rajawali Medan, tetapi juga memberikan dorongan moral yang besar untuk pertandingan selanjutnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi