PWI Kalteng Gelar UKW dan OKK, Tingkatkan Profesionalisme Insan Pers di Barito Utara

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Barito Utara, pada Mei 2026, sebagai upaya nyata meningkatkan profesionalisme insa

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
PWI Kalteng Gelar UKW dan OKK, Tingkatkan Profesionalisme Insan Pers di Barito Utara
Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Tengah akan menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Barito Utara, pada Mei 2026, sebagai upaya nyata meningkatkan profesionalisme insa (AntaraNews)

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akan mengadakan kegiatan penting untuk para jurnalis di wilayahnya. Kegiatan tersebut adalah Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), yang dijadwalkan berlangsung di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara. Acara ini akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 21 hingga 22 Mei 2026, dengan tujuan utama meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers di daerah tersebut.

Ketua PWI Barito Utara, Deni Hariadi, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik. Pelaksanaan UKW dan OKK diharapkan dapat mendorong wartawan agar memiliki standar kompetensi yang terukur dan diakui secara nasional. Inisiatif ini menunjukkan komitmen PWI dalam memastikan jurnalisme yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi wartawan, khususnya di Barito Utara, untuk memperdalam pemahaman mereka tentang dunia kewartawanan. Dengan adanya UKW dan OKK, diharapkan akan lahir wartawan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika jurnalistik. Hal ini penting untuk menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) merupakan tahapan awal yang sangat penting bagi wartawan yang berkeinginan untuk bergabung menjadi anggota PWI. OKK memberikan pembekalan dasar mengenai dunia kewartawanan, kode etik jurnalistik, serta aturan organisasi PWI. Pembekalan ini esensial untuk membentuk pemahaman yang kuat tentang profesi jurnalisme.

Di sisi lain, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) menjadi syarat mutlak untuk mengukur kompetensi dan profesionalitas seorang wartawan. UKW adalah uji standar yang diselenggarakan oleh lembaga yang diakui oleh Dewan Pers, guna memastikan kemampuan wartawan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Sertifikasi ini menjadi pengakuan resmi atas kapabilitas seorang jurnalis.

Melalui UKW, wartawan dapat membuktikan bahwa mereka memiliki kompetensi dan profesionalisme sesuai dengan Undang-Undang Pers. Sertifikat kompetensi ini menandakan bahwa seorang wartawan telah diakui oleh negara dan Dewan Pers. Dengan memiliki sertifikat UKW, wartawan akan lebih dipercaya saat meliput di berbagai wilayah, serta mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan sesuai dengan kode etik jurnalistik.

Untuk dapat menjadi anggota PWI, seorang wartawan harus memenuhi beberapa persyaratan yang telah ditetapkan. Persyaratan ini dirancang untuk memastikan bahwa anggota PWI adalah individu yang berintegritas dan profesional dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Proses keanggotaan ini melibatkan beberapa tahapan penting.

Berikut adalah beberapa persyaratan utama untuk menjadi anggota PWI:

  • Telah mengikuti dan dinyatakan lulus Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK).
  • Memiliki atau sedang dalam proses mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) minimal jenjang muda.
  • Bekerja di media yang jelas, baik yang telah terverifikasi Dewan Pers maupun yang berbadan hukum.
  • Melengkapi administrasi keanggotaan sesuai ketentuan PWI.

Ketua PWI Barito Utara, Deni Hariadi, berharap melalui kegiatan UKW dan OKK ini, para wartawan dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya. Selain itu, mereka diharapkan dapat menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan wartawan yang profesional, berintegritas, serta mampu menyajikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi