PSI: Gibran Terbukti Mampu Jadi Wali Kota, Solo Berkembang Jadi Kota Kreatif
Merdeka.com - Gibran Rakabuming disebut anak ingusan oleh politisi senior PDIP Panda Nababan. Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (PSI) merespons pernyataan tersebut sebagai sangat tidak etis.
"Mas Gibran sudah membuktikan dirinya mampu menjadi Wali Kota. Di tangannya Solo berkembang menjadi kota kreatif dan ekonominya tumbuh. Apa yang dilakukan Gibran di Solo seperti elevated' rel, revitalisasi Solo Technopark Park, Taman Balekambang, IKM Mebel Gilingan dan lain-lain adalah hal yang luar biasa. Mungkin jauh melebihi prestasi politisi-politisi senior lainnya," kata Ketua DPP PSI Ariyo Bimmo, Rabu (28/6).
Menurut PSI, selain merasa malu, harusnya politisi senior berterimakasih pada orang-orang muda seperti Gibran, yang masih muda tapi mau terjun ke politik untuk membereskan masalah-masalah.
"Yang juga tidak lepas dari 'mungkin' ulah politisi-politisi senior yang sekarang masih merasa nyaman berkuasa," katanya.
Lebih jauh menurut PSI, usia bukan lagi jaminan seseorang siap untuk memimpin atau tidak. Di PSI, kata dia,yang dihargai itu kerja dan gagasan bukan lagi usia.
"Kalau tidak menghargai anak muda berprestasi seperti Gibran dengan menyebutnya anak ingusan, PSI siap menerima Gibran," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya