Proyek Pontianak Jadi Satu-satunya dari Indonesia di UNESCO Paris: Bukti Inovasi Pendidikan Indonesia untuk Abad 21

Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam transformasi pendidikan global abad 21, dengan proyek dari Pontianak menjadi satu-satunya perwakilan di UNESCO Paris. Ini adalah bukti nyata Inovasi Pendidikan Indonesia.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Proyek Pontianak Jadi Satu-satunya dari Indonesia di UNESCO Paris: Bukti Inovasi Pendidikan Indonesia untuk Abad 21
Indonesia menunjukkan komitmen kuat dalam transformasi pendidikan global abad 21, dengan proyek dari Pontianak menjadi satu-satunya perwakilan di UNESCO Paris. Ini adalah bukti nyata Inovasi Pendidikan Indonesia. (Merdeka.com)

Indonesia menegaskan komitmennya untuk menjadi bagian aktif dalam transformasi pendidikan global abad ke-21. Komitmen ini disampaikan oleh Duta Besar RI untuk Perancis Mohammad Oemar di Markas Besar UNESCO, Paris. Hal ini menunjukkan keseriusan negara dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan tantangan masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan pada 7th Creativity in Education Summit (CES) yang berlangsung pada 17–18 September 2025. Forum ini menekankan pentingnya keselarasan asesmen dan pedagogi untuk menumbuhkan pemikiran kreatif. Indonesia berupaya menempatkan kreativitas sebagai hasil belajar inti bagi para siswa.

Salah satu strategi utama yang diusung adalah reformasi kurikulum melalui pendekatan Deep Learning. Pendekatan ini bertujuan mendorong pemahaman mendalam, berpikir kritis, dan penerapan pengetahuan secara kontekstual. Ini juga memberdayakan guru dan sekolah untuk menciptakan pengalaman belajar yang berpusat pada siswa, wujud nyata dari inovasi pendidikan Indonesia.

Reformasi Kurikulum dan Pendekatan Deep Learning: Pilar Inovasi Pendidikan Indonesia

Reformasi besar di bidang kurikulum menjadi fondasi utama komitmen Indonesia dalam transformasi pendidikan. Mohammad Oemar menjelaskan bahwa penerapan pendekatan Deep Learning adalah kunci untuk mencapai tujuan ini. Pendekatan tersebut dirancang untuk mendorong pemahaman mendalam, kemampuan berpikir kritis, serta penerapan pengetahuan dalam berbagai konteks nyata.

Inti dari reformasi ini adalah pemberdayaan guru dan sekolah di seluruh Indonesia. Mereka didorong untuk menciptakan pengalaman belajar yang berpusat pada siswa, kontekstual, dan berbasis kompetensi. Hal ini memastikan bahwa pendidikan tidak hanya teoritis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Melalui langkah-langkah strategis ini, Indonesia berupaya membangun sistem pendidikan yang adaptif dan responsif terhadap tantangan global. Ini adalah bagian integral dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas inovasi pendidikan Indonesia secara menyeluruh. Tujuannya adalah menghasilkan generasi muda yang memiliki kompetensi relevan di abad ke-21.

Proyek Kreatif Pontianak Mendunia: Representasi Inovasi Pendidikan Indonesia

Dalam forum Creativity in Education Summit 2025, panitia memberikan apresiasi kepada 50 proyek kreatif pendidikan berbasis teknologi dari seluruh dunia. Salah satu yang menarik perhatian adalah proyek dari Indonesia. Penghargaan Creativity in School Awards 2025 ini mengapresiasi inisiatif terbaik dan memberikan dukungan pendanaan lanjutan.

Satu-satunya proyek kreatif dari Indonesia yang berhasil meraih pengakuan adalah Virtual Education Academy (VEA) yang berbasis di Pontianak. Proyek yang dimotori oleh Rahmat Putra Yuda ini mengusung studi kasus penggunaan Google LM Notebook dengan AI di SMP 13 Pontianak. Inisiatif ini berhasil mentransformasi pembelajaran bahasa Inggris siswa secara signifikan.

Wakil Delegasi Tetap RI untuk UNESCO, Satrya Wibawa, menyatakan apresiasinya terhadap proyek VEA. "Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya menata sistem pendidikan untuk menjawab kebutuhan domestik, tetapi juga berkontribusi pada wacana global mengenai masa depan pendidikan," kata Satrya. Keberhasilan ini menegaskan posisi inovasi pendidikan Indonesia di kancah internasional.

Ekosistem Pendidikan Digital Terpadu: Memperkuat Akses dan Inovasi

Sejalan dengan upaya global, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia meluncurkan inisiatif Rumah Pendidikan pada 21 Januari 2025. Portal digital ini dirancang untuk menyatukan ratusan layanan pendidikan yang sebelumnya terfragmentasi. Tujuannya adalah menciptakan satu ekosistem terpadu yang kuat.

Inisiatif ini secara signifikan memperkuat akses, efisiensi, dan inovasi pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Satrya Wibawa menambahkan, "Indonesia menempatkan siswa sebagai pusat pembelajaran, memperkuat pendidikan karakter, serta mengembangkan kompetensi yang relevan dengan abad ke-21." Ini mencerminkan visi pendidikan yang holistik.

Pemerintah Indonesia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan berbasis digital yang adaptif dan inklusif. Fokusnya tidak hanya pada integrasi teknologi, tetapi juga pengembangan literasi baru seperti koding. Hal ini bertujuan agar generasi muda mampu berinovasi di era digital, didukung oleh program penguatan kapasitas guru sebagai agen transformasi. Ini adalah langkah maju dalam inovasi pendidikan Indonesia.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi