Prabowo: Bangsa asing anggap rakyat bodoh, pemimpinnya bisa dibeli

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut kondisi rakyat Indonesia saat ini dalam keadaan sulit. Apalagi bangsa asing kerap menghina dan menganggap bangsa Indonesia bisa dibodoh-bodohi.

Juven Martua Sitompul
Oleh Juven Martua Sitompul - Reporter
Prabowo: Bangsa asing anggap rakyat bodoh, pemimpinnya bisa dibeli
Setnov temui Prabowo. ©2016 Merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut kondisi rakyat Indonesia saat ini dalam keadaan sulit. Apalagi bangsa asing kerap menghina dan menganggap bangsa Indonesia bisa dibodoh-bodohi.Tak hanya menghina rakyat, dikatakan Prabowo bangsa asing juga tak segan menghina para pemimpin di Indonesia. Menurutnya, bangsa asing menganggap pemimpin di Indonesia bisa dibohongi dan dibeli."Rakyat kita, rakyat Indonesia dianggap bodoh, dianggap bisa dibohongi. Bangsa Indonesia, termasuk tidak hanya rakyatnya tetapi pemimpinnya. Pemimpin-pemimpin Indonesia dianggap, dinilai bisa dibeli saudara sekalian," kata Prabowo di JIexpo Hall D2, Kemayoran, Jakarta, Minggu (8/12).Oleh karena itu, Prabowo meminta rakyat sekaligus para kader berjuang keras mengembalikan harga diri bangsa Indonesia yang diinjak-injak oleh bangsa asing. "Tapi saya tidak mengajak makar loh, enggak boleh makar," ujar dia.Prabowo menegaskan perjuangan Partai Gerindra selalu di atas Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Dikatakannya Gerindra tidak akan pernah setuju bangsa asing mencampuri apalagi mengakali UUD 1945."Gerindra selalu berjuang di atas UUD 45, tapi bukan UUD yang diakal-akalin oleh bangsa lain," pungkas Prabowo.

Rekomendasi