Prabowo Minta Kepala Daerah Bersih-Bersih Sampah, Pramono Tegaskan Penertiban Atribut di Flyover Jakarta

Pramono menegaskan, bukan hanya urusan bersih-bersih sampah saja yang akan dilaksanakan Pemprov Jakarta. Melainkan juga spanduk iklan hingga bendera parpol.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Prabowo Minta Kepala Daerah Bersih-Bersih Sampah, Pramono Tegaskan Penertiban Atribut di Flyover Jakarta
Prabowo Minta Kepala Daerah Bersih-Bersih Sampah, Pramono Tegaskan Penertiban Atribut di Flyover Jakarta (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan jajarannya termasuk kepala daerah untuk melakukan kegiatan bersih-bersih sampah sebelum masuk kantor.

Terkait arahan itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, semua arahan diberikan Prabowo kepada kepala daerah termasuk dirinya akan dijalankan. Salah satunya terkait bersih-bersih sampah.

"Sebenarnya apa yang menjadi arahan Bapak Presiden bukan hanya bersih-bersih, semua arahan akan kami jalankan," kata Pramono di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (3/2).

Pramono menegaskan, bukan hanya urusan bersih-bersih sampah saja yang akan dilaksanakan Pemprov Jakarta. Melainkan juga spanduk iklan hingga bendera partai politik.

"Terutama bagi Jakarta bukan hanya untuk urusan sampah dan urusan periklanan, bahkan urusan bendera partai pun saya akan bersihkan," tegas Pramono.

"Kalau kemudian dianggap mengganggu di flyover dan sebagainya. Jadi bagi Jakarta kami akan jalankan sepenuhnya," pungkas dia.

Beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan perang melawan sampah. Ia menginstruksikan kepada para menteri dan pejabat lainnya untuk secara rutin membersihkan sampah di area sekitar sebelum memulai aktivitas kerja mereka.

Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) yang diadakan oleh pemerintah pusat dan daerah di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, pada hari Senin, 2 Februari 2026. Prabowo menekankan bahwa isu sampah yang dihadapi oleh Indonesia saat ini sangat mendesak. Ia menyebutkan bahwa sampah merupakan bencana dan sumber penyakit yang harus segera ditangani.

“Semua menteri, sebelum masuk kantor minimal setengah jam bersihkan lingkunganmu. Bener ya? Jangan siap-siap aja. Minimal setengah jam, pagi-pagi sebelum masuk kantor, kalau perlu menterinya yang memimpin,” tegas Prabowo. Selain itu, ia juga memberikan arahan kepada pemerintah daerah, termasuk para gubernur serta bupati atau wali kota, untuk secara aktif menangani masalah sampah di wilayah masing-masing. Prabowo menyarankan agar pemerintah daerah mengadakan kegiatan bersih-bersih yang melibatkan siswa sekolah sebagai bagian dari upaya penanganan sampah.

“Kita harus menyatakan perang terhadap sampah, bagaimana bupati wali kota? Ini untuk rakyat kita, sampah itu bencana, sampah itu penyakit, kita akan berjuang saudara-saudara. Bagaimana kita mau jual, kita mau harapkan pariwisata kalau lingkungan kita enggak benar,” sambungnya.

Selain itu, Prabowo juga meminta agar para dandim, danrem, dan kepolisian mengerahkan anggotanya untuk membantu menyelesaikan masalah sampah ini.

“Kalau gubernur dan bupati tidak bisa saya perintah. Dandim, danrem, saya perintahkan kerahkan anak buatmu, kepolisian kerahkan anak buahmu. Danantara, semua BUMN, ribuan anak buahnya kerahkan, saya tidak mau lihat plastik atau sampah di sekitar kantor-kantor BUMN,” pungkas Prabowo.



Rekomendasi