Prabowo ke Sultan Hassanal Bolkiah: Kalau Brunei Dicubit, Indonesia Rasakan Sakitnya

Hubungan Indonesia dan Brunei tidak sekadar diplomatik, melainkan telah menyatu dalam rasa sebagai satu keluarga.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo ke Sultan Hassanal Bolkiah: Kalau Brunei Dicubit, Indonesia Rasakan Sakitnya
Prabowo Tiba di Brunei (Istimewa)

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Sultan Hassanal Bolkiah dalam kunjungan kenegaraan ke Istana Nurul Iman, Brunei Darussalam, Rabu (14/5). Dalam pertemuan hangat itu, Prabowo menegaskan komitmen Indonesia untuk terus menjaga persaudaraan erat dengan Brunei.

“Saya merasa sahabat Tuanku Yang Sultan, sejak kita masih muda, sekarang masih merasa muda. Kami sudah kenal berapa puluh tahun, mungkin sudah 60 tahun. Dan saya sangat bangga hubungan ini tidak pernah putus,” kata Prabowo.

Presiden RI ke-8 itu menegaskan, hubungan Indonesia dan Brunei tidak sekadar diplomatik, melainkan telah menyatu dalam rasa sebagai satu keluarga.

“Kalau Brunei dicubit, kami di Indonesia semua akan merasakan, ikut merasakan sakitnya. Kami merasa sangat bangga bisa punya sahabat baik, Brunei Darussalam,” sambungnya.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan, Indonesia dan Brunei memiliki akar budaya, bahasa, dan sejarah yang sama.

“Kita bukan merasa tapi kita sungguh-sungguh adalah satu keluarga. Karena itu tentunya kami sekarang sebagai mandataris Presiden Republik Indonesia, kami sangat berkomitmen untuk terus menjaga hubungan yang sudah baik ini untuk terus lebih baik,” ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh Sultan Brunei dan menyebut dirinya merasa nyaman berada di negara sahabat tersebut.

“Rasanya ingin lebih lama tinggal di sini tapi tugas sebagai Presiden sangat sibuk. Malam ini pun saya harus di Parlemen Indonesia menyampaikan pidato,” pungkas Prabowo.

Pertemuan antara Prabowo dan Sultan Hassanal Bolkiah ini menandai langkah awal penguatan hubungan bilateral di masa pemerintahannya, dengan semangat persaudaraan yang tulus dan berkelanjutan.

Rekomendasi