Prabowo Harap Korban Bencana Sumatra Bersabar: Saya Tak Punya Tongkat Nabi Musa, tapi akan Bekerja Keras

Prabowo berharap para pengungsi korban terdampak banjir bersabar, sebab pemerintah tak dapat menyelesaikan semuanya dengan waktu singkat.

Lizsa Egeham
Oleh Lizsa Egeham - Reporter
Prabowo Harap Korban Bencana Sumatra Bersabar: Saya Tak Punya Tongkat Nabi Musa, tapi akan Bekerja Keras
Prabowo Harap Korban Bencana Sumatra Bersabar: Saya Tak Punya Tongkat Nabi Musa, tapi akan Bekerja Keras (Merdeka.com)

Presiden Prabowo Subianto memastikan pemerintah akan bekerja keras membantu pemulihan bencana banjir di Sumatra, termasuk soal memberikan hunian tetap. Namun, Prabowo berharap para pengungsi korban terdampak banjir bersabar, sebab pemerintah tak dapat menyelesaikan semuanya dengan waktu singkat.

"Tapi tentunya kita butuh kesabaran dari Bapak/Ibu sekalian. Karena tidak bisa kita seketika selesaikan semua. Saya minta maaf, Presiden RI tidak punya tongkat Nabi musa, tidak punya," kata Prabowo saat menemui korban terdampak bencana di Posko Pengungsian SMP 2 Wih Pesam, Bener Meriah, Provinsi Aceh, Jumat (12/12).

Dia menyampaikan bahwa pemerintah telah mengerahkan puluhan helikopter dan pesawat untuk memberikan bantuan kepada korban terdampak bencana. Selain itu, Prabowo berjanji pemerintah akan menyiapkan hunian tetap bagi masyarakat yang rumahnya hilang maupun rusak parah akibat banjir.

"Kita akan bekerja keras untuk saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.

Prabowo berterima kasih kepada kepala daerah yang telah bekerja keras menangani banjir di wilayah masing-masing. Dia juga mengapresiasi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta para menteri Kabinet Merah Putih yang turun langsung membantu penanganan banjir.

"Saya terima kasih Pak Bupati, Wakil Bupati, semua kepala dinas di provinsi. Terima kasih Pak Gubernur dan semua jajarannya bekerja terus. Saya terima kasih Panglima TNI, Kapolri pasukannya turun semua. Menteri-menteri turun semua," tutur Prabowo.

Dia menegaskan bahwa pemerintah tak akan meninggalkan para korban terdampak banjir Sumatra berjuang sendirian. Prabowo menuturkan dirinya langsung terbang ke Aceh usai melakukan kunjungan ke Pakistan dan Rusia.

Hal ini dilakukannya untuk memantau langsung penanganan banjir di Aceh. Padahal, Prabowo baru berkunjung ke Bireuen, Aceh pada 7 Desember 2025 lalu.

"Saya baru tiba di Tanah Air tadi pagi dini hari jam 3 pagi, saya mendarat di Kualanamu (Sumatra Utara), habis itu langsung terbang ke (Aceh) Tamiang. Jadi terus saya monitor, akan saya perhatikan semuanya," pungkas Prabowo.

Rekomendasi