PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg Buka hingga Pukul 22.00 WIB dan Pengunjung 100%

Selasa, 24 Mei 2022 12:03 Reporter : Syifa Hanifah
PPKM Level 1 Jabodetabek, Warteg Buka hingga Pukul 22.00 WIB dan Pengunjung 100% Pembatasan operasional warung makan selama PPKM level 2. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan masyarakat (PPKM) , wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi dan Depok (Jabodetabek) naik menjadi level 1. Pemberlakuan PPKM Itu berdasarkan Inmendagri Nomor 26 Tahun 2022 yang berlaku mulai 24 Mei hingga 6 Juni 2022.

Inmendagri itu di antaranya mengatur pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat seperti warung makan/warteg, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya. Para pedagang diizinkan melayani pengunjung 100 persen dengan menerapkan protokol kesehatan ketat dan buka mulai Pukul 22.00 WIB.

"Maksimal pengunjung makan 100 persen dari kapasitas yang pengaturan teknis diatur oleh Pemerintah Daerah," tulis Inmendagri seperti dikutip merdeka.com, Selasa (24/5).

Untuk restoran/rumah makan, kafe dengan lokasi yang berada dalam gedung/toko atau area terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 22.00 waktu setempat. Dengan kapasitas maksimal 100 persen dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

Sedangkan restoran/rumah makan, kafe dengan jam operasional dimulai dari malam hari dari pukul 18.00 sampai dengan maksimal pukul 02.00 waktu setempat. Kapasitas maksimal 100 persen.

2 dari 2 halaman

Daerah Level 1 Meningkat

Selain Jabodetabek, untuk wilayah Jawa dan Bali, jumlah daerah yang berada di level 1 mengalami peningkatan dari yang semula 11 daerah menjadi 41 daerah. Sementara daerah pada Level 2 mengalami penurunan dari yang semula 116 daerah menjadi 86 daerah. Sedangkan daerah di Level 3 tetap berjumlah 1 daerah (Kabupaten Pemekasan), serta tidak ada daerah di level 4.

Perpanjangan PPKM di Luar Jawa Bali juga memiliki kondisi yang sama, yaitu naiknya jumlah daerah yang berada di level 1 dari yang semula 88 daerah menjadi 170 daerah.

Sedangkan, penurunan terjadi pada jumlah daerah di Level 2 dari yang semula 276 daerah menjadi 196 daerah, dan penurunan jumlah daerah di level 3 dari yang semula 22 daerah menjadi 20 daerah.

"Kita terus berharap agar kondisi ini tetap terus berlanjut, walaupun pemerintah telah melonggarkan penggunaan masker khususnya di ruang terbuka yang tidak padat orang. Namun bagi kelompok rentan, lansia, memiliki komorbid, serta masyarakat yang memiliki gejala batuk pilek untuk tetap menggunakan masker saat beraktivitas," kata Dirjen Bina Adwil Kemendagri Safrizal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/5).

Safrizal tetap mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak euforia dengan pelonggaran penggunaan masker, yang dapat berakibat pada naiknya kembali kasus Covid-19. Pemerintah daerah katanya tetap terus melaksanakan monitoring pelaksanaan protokol kesehatan khususnya di tempat-tempat keramaian, agar pandemi ini dapat segera dilewati.

"Pelonggaran dalam hal penggunaan masker yang diberikan pemerintah tentu tidak perlu menjadi euforia, melainkan tetap menjadi warning bagi kita semua untuk terus waspada," kata dia. [gil]

Baca juga:
PPKM Jabodetabek Level 1, Kapasitas Restoran, Mal hingga Bioskop 100 Persen
PPKM Level 1: Anak 6-12 Tahun Masuk Wahana Bermain di Dalam Mal Wajib Vaksin Lengkap
Menko PMK: Kalau Situasi Sudah Terkendali PPKM Secepatnya Dihapus
Epidemiolog Pandu Riono Dorong Pemerintah Menyudahi PPKM
Aturan PPKM Terbaru, Jabodetabek Level 1
Jabodetabek Level 1, WFO 100 Persen & Kantor Wajib Gunakan PeduliLindungi
Jabodetabek PPKM Level 1, Kapasitas Tempat Ibadah dan Resepsi Pernikahan 100 Persen

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini