BATURAJA – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, secara aktif mengawal proses penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra. Pengawalan ini ditujukan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Kabupaten OKU guna menjamin pendistribusian bantuan berjalan dengan aman dan tanpa hambatan.
Langkah pengamanan ini dimulai seiring dengan dimulainya penyaluran BLT Kesra dari pemerintah pusat kepada total 16.734 KPM di Kabupaten OKU. Penyaluran bantuan ini dilakukan melalui Kantor Pos Baturaja dan Kantor Pos Batumarta, yang menjadi titik fokus pengawasan ketat dari aparat kepolisian.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, menegaskan bahwa personel kepolisian diterjunkan langsung di lokasi penyaluran. Hal ini bertujuan untuk menciptakan situasi yang tertib, aman, serta memastikan setiap bantuan tersalurkan secara tepat kepada mereka yang berhak.
Advertisement
Advertisement
Dalam upaya memastikan kelancaran penyaluran BLT Kesra, Polres OKU menerapkan strategi khusus untuk mencegah penumpukan massa. Tingginya animo masyarakat untuk mengambil bantuan ini menjadi perhatian utama dalam perencanaan pengamanan.
AKBP Endro Aribowo menjelaskan bahwa mekanisme penyaluran dirancang dengan sistem pembagian zona wilayah berdasarkan domisili para penerima bantuan. Pendekatan ini terbukti efektif dalam mengurai potensi kerumunan.
Setiap zona memiliki jadwal dan jalur antrean yang terpisah, sehingga meminimalkan kontak antar KPM dan mempercepat proses pengambilan bantuan. "Pendekatan sistematis ini terbukti efektif mengurai potensi penumpukan massa," tegas Kapolres.
Advertisement
Personel kepolisian ditempatkan di dua titik utama penyaluran, yaitu Kantor Pos Baturaja dan Kantor Pos Cabang Batumarta. Kehadiran mereka tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk mengatur kelancaran antrean agar penerima manfaat dapat terlayani dengan baik.
Advertisement
Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra ini merupakan inisiatif pemerintah pusat yang disalurkan kepada individu atau keluarga miskin serta rentan. KPM yang berhak menerima bantuan ini terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dengan rentang kelompok desil 1 hingga desil 4.
Di Kabupaten OKU, tercatat sebanyak 16.734 KPM yang memenuhi syarat sebagai penerima BLT Kesra berdasarkan DTSEN tahun ini. Bantuan ini dialokasikan untuk periode bulan Oktober, November, dan Desember, dengan total Rp300.000 per bulan untuk setiap KPM.
PT Pos Indonesia ditunjuk sebagai pihak penyalur utama, membuka dua loket di Kantor Pos Taman Kota Baturaja dan Kantor Pos Cabang Batumarta. Hal ini dilakukan untuk mengakomodasi jumlah penerima yang besar dan mempercepat proses distribusi.
Advertisement
Asisten Bidang Pemerintahan Kabupaten OKU, Indra Susanto, mewakili Bupati Teddy Meilwansyah, berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ia menekankan pentingnya penggunaan dana tersebut untuk membeli barang yang bersifat produktif sesuai kebutuhan.
Advertisement
Penyaluran BLT Kesra ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, khususnya bagi keluarga prasejahtera. Program ini dirancang untuk memberikan dukungan finansial langsung yang dapat membantu meringankan beban ekonomi.
Melalui program BLT Kesra, pemerintah menegaskan bahwa upaya peningkatan kesejahteraan bukan hanya janji, melainkan aksi nyata yang terus dijalankan secara berkelanjutan. "Melalui BLT ini pemerintah menegaskan bahwa komitmen terhadap kesejahteraan rakyat bukan sekadar janji, tetapi aksi nyata yang terus dijalankan secara berkelanjutan," ujar Indra Susanto.
Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi ribuan keluarga di Kabupaten OKU. Dengan adanya pengawalan ketat dari Polres OKU, diharapkan penyaluran bantuan ini dapat berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews