Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Perbudakan ABK di Kapal Berbendera China

Senin, 22 Juni 2020 19:33 Reporter : Bachtiarudin Alam
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Baru Kasus Perbudakan ABK di Kapal Berbendera China Pelaku perekrutan ABK WNI untuk Kapal Berbendera China. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Kasus yang sempat menghebohkan publik atas pelarungan terhadap jenazah anak buah kapal (ABK) asal Indonesia yang bekerja di Kapal Long Xing 629 berbendera Cina. Dari hasil penyidikan Polisi telah menetapkan tiga tersangka pada kasus ini baru.

Ketiga tersangka tersebut, yakni atas nama Z selaku mantan Direktur PT Sinar Muara Gemilang, atas nama MK selaku Direktur PT Lakemba Perkasa Bahari, dan atas nama S sebagai penerima ABK di PT Lakemba Perkasa Bahari.

"Ketiga berkas perkara tersangka sampai saat ini penyidik masih melengkapi untuk proses pengiriman tahap I ke jaksa penuntut umum (JPU). Kemudian, untuk perkara korporasi penyidik akan melakukan proses pemberkasan lebih lanjut," kata Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono di Mabes Polri saat konferensi pers, Senin (22/6).

Sebelumnya, Dittipidum Bareskrim Polri telah menetapkan tiga staf agen yang memberangkatkan 14 ABK WNI bekerja di Kapal Long Xing 629 sebagai tersangka.

Yakni William Gozaly staf PT Alfira Pratama Jaya, Kiagus Muhammad Firdaus staf PT Lakemba Perkasa Bahari, dan Joni Kasiyanto direktur PT Sinar Muara Gemilang.

Ketiganya ditangkap pada 16 Mei dan dijerat Pasal 4 Undang-Undang Nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.

"Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan tujuan ekspolitasi bermodus menjanjikan gaji, penempatan kerja dan waktu kerja tidak sesuai," kata Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo lewat keterangannya, Minggu (17/5). [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini