Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Demo di Depan DPRD Kaltim
Merdeka.com - Demo ribuan mahasiswa di DPRD Kaltim Jalan Teuku Umar, Samarinda, berlangsung ricuh. Polisi memukul mundur massa menggunakan gas air mata karena demo lewat dari pukul 18.00 Wita.
Pantauan merdeka.com, hingga pukul 17.55 Wita, mahasiswa terus berusaha untuk masuk ke halaman DPRD Kaltim. Mereka tetap ingin menyuarakan tuntutan mereka meski air dari Water Canon sempat menghadangnya.
"Sesuai Undang-Undang, batas waktu hanya sampai pukul 18.00 Wita," kata petugas kepolisian yang berada di dalam halaman DPRD Kaltim petang ini.
Mahasiswa bergeming. Sekitar pukul 18.02 Wita, polisi mulai menembakkan gas air mata tidak kurang 5 kali. Mahasiswa berlarian menjauhi lokasi demo. Puluhan mahasiswa mulai digotong karena sesak napas.
Setelah sempat berlarian ke Jalan Tengkawang, Jalan MT Haryono dan Jalan M Said, ribuan mahasiswa kembali berjalan mengarah ke Jalan Teuku Umar, titik aksi mereka. Polisi menyambutnya dengan gas air mata.
"Jangan lupa pakai odol, tahan napas sesaat, mata jangan dicuci," seru mahasiswa saat dikepung gas air mata.
Hingga pukul 18.35 Wita malam ini, terlihat mahasiswa mulai melakukan pembakaran. Kawasan Jalan Teuku Umar pun lengang, dan lampu jalan dipadamkan. Yang terdengar, beberapa kali suara letusan.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya